Difasilitasi Moderamen GBKP, Coffe Morning Lintas Agama Bahas Penyakit Masyarakat yang Berkembang Di Tanah Karo

KABANJAHE,GBKP.OR.ID-  Penyakit sosial seperti judi dan narkoba  saat ini sudah sangat “menggerogoti” negeri ini. Banyak gerenerasi muda terjerumus ke dalamnya. Hal itu terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Menyikapi hal itu Moderamen GBKP merasa terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam pemberantasan penyakit-penyakit sosial yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Senin ( 25/07) Moderamen GBKP memfasilitasi kegiatan coffe morning lintas agama di kantor Synode GBKP, Jl.Kapt. Pala Bangun, Kabanjahe, Karo.

CMLA1

Pdt. Rosmalia br Barus, S.Th selaku kabid Diakonia Moderamen GBKP dalam pembukaan kegiatan tersebut mengatakan ada informasi bahwa penyakit sosial terutama judi dan narkoba saat ini sudah berkembang sampai ke desa-desa di Tanah Karo. “Kami memdapat informasi dalam beberapa waktu belakangan ini, judi dan narkoba  menjamur sampai ke desa-desa” ungkapnya. Dia juga mengharapkan dengan pertemuan ini dapat dihasilkan keputusan bersama antar agama dan gereja-gereja yang ada di Tanah Karo untuk membasmi penyakit-penyakit masyarakat terutama judi dan narkoba khususnya di Tanah Karo. “ Saya mengharapkan pertemuan ini nantinya menghasilkan keputusan bersama antar umat beragama yang ada di tanah karo untuk membasmi penyakit-penyakit masyarakat terutama judi dan narkoba khususnya di tanah karo” harapnya.

Sementara itu H. Suanto Sitepu dari Nadlatul Ulama Kab. Karo mengatakan sangat mendukung apa yang digagas oleh Moderamen tersebut dan siap ikut berkontribusi didalamya. “ Kami sangat mendukung apa  yang digagas oleh moderamen ini dan kami siap ambil bagian didalamnya “ ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Pastor Ignasius Simbolon, OFM CAP bahwa saat ini permasalahan sosial terutama judi dan narkoba yang terjadi bukan hanya menjadi masalah agama tertentu sehingga perlu gerakan yang simultan dan holistik yang dilakukan secara bersama. “ Permasalah sosial judi dan narkoba yang terjadi bukan hanya menjadi permasalahan agama atau gereja tertentu yang penanganannya harus dilakukan secara bersama-sama  dengan gerakan yang simultan dan holistik” harapnya.

     Dibentuk Pokja untuk Merumuskan Sikap Terhadap Penyakit Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut juga disepakati untuk membentuk kelompok kerja (POKJA) yang akan merumuskan sikap lintas agama menanggapi permasalahan sosial yang berkembang di masyarakat karo terutama mengenai judi dan narkoba. Pokja ini beranggotakan perwakilan-perwakilan dari denominasi agama dan gereja-gereja yang ada di tanah karo.

Materi yang dirumuskan oleh pokja tersebut akan dimusyawarahkan kembali sebelum nantinya disampaikan kepada pihak-pihak terkait agar ditindak lanjuti.

Coffe Morning lintas agama ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan dan yang menjadi tuan rumah dipilih secara bergantian.

Hadir dalam kesempatan ini  Moderamen GBKP Pdt. Rehpelita Ginting, Pdt. Kongsi Kaban, Pdt. Krismas Barus, Pdt. Sarianto Purba, Pdt. Yunus Bangun, Dk. Khristiani Br Ginting, Pt. Mulia Perangin-angin, Pt. Jetra Sembiring, BPMK Kabanjahe, BPMK Kabanjahe-Tigapanah  perwakilan denominasi gereja-gereja yang ada di tanah karo, FKUB Tanah Karo dan BKAG Tanah Karo.(Era Purnama/Humas Moderamen)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai