Moderamen GBKP Bekerjasama dengan Harian Sinar Indonesia Baru Luncurkan Buku “Kabar Dari Tanah Karo Simalem-Kiprah GBKP Melayani Korban Bencana Letusan Sinabung”

 

Bertempat di gedung Suara Nafiri Medan (27/05) Moderamen GBKP bekerja sama dengan harian Sinar Indonesia Baru mengadakan peluncuran buku “Kabar dari Tanah Karo Simalem –Kiprah GBKP melayani Korban Bencana Letusan Sinabung”. Buku ini ditulis oleh Pdt. Sahat S Siburian dan Pdt. Dr. Deonal Sinaga.

Dalam buku ini dituliskan pengalaman GBKP  dalam menghadapi erupsi Sinabung yang memakan korban baik material maupun jiwa. Dikatakan juga bagaimana GBKP ditopang oleh seluruh jemaat, gereja-gereja tetangga, instansi-instansi pemerintahan maupun swasta terus memberikan pelayanan tanpa mengenal suku dan agama kepada semua korban erupsi Sinabung

Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba, S.Th, MA dalam sambutannya  mengatakan, buku  yang ditulis ini bukan keinginan GBKP untuk dituliskan. Tapi, karena permintaan yang begitu banyak termasuk anggota-anggota Persatuan Gereja Indonesia (PGI) yang melihat dan mencoba membantu. Pdt. Agustinus Purba juga  menyampaikan apresiasi terhadap penulis. Sebab, keinginan penulis untuk menuliskan pengalaman GBKP dalam satu buku seperti ini bisa menjadi suatu referensi atau pegangan dan warisan agar dapat dibaca generasi berikut. Bahkan, dikatakannya kalangan gereja di Jerman pun meminta agar buku ini diterjemahkan dalam bahasa Jerman dan bahasa Inggris. Penulisan buku yang dikerjakan Pdt Deonal Sinaga dan Pdt Sahat Siburian ini juga bertujuan melibatkan kalangan gereja dalam memberikan perhatian kepada warga korban Sinabung.
Bagi Pdt. Agustinus Purba, adapun isinya adalah fakta. Karena Gereja ikut dan terpanggil melakukan tugas-tugas gereja. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Karo, yang juga saling bersinergi dengan semua elemen. Termasuk Harian SIB yang selalu memberikan perhatian melalui pemberitaan.

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi penulisan pengalaman pelayanan GBKP turut dalam penanganan korban bencana Sinabung. Buku ini akan menjadi sejarah dan juga media pembelajaran untuk penanganan korban-korban bencana ke depan. “GBKP telah banyak berpartisipasi secara aktif dan luar biasa dalam kemanusiaan untuk penanggulangan dan penanganan bencana erupsi Sinabung. Dengan tulus tanpa membedakan latar belakang suku dan agama, sehingga GBKP mendapat penghargaan Tangguh Award 2014″ untuk tokoh inspiratif Reksa Utama Anindha dari BNPB RI,” ujarnya.

Demikian halnya disampaikan Parlindungan Purba MM, sebagaimana perhatian yang telah diberikan GBKP dan dunia, bencana Sinabung hendaknya dijadikan sebagai bencana nasional. “Pertimbangannya karena tidak bisa diprediksi, jadi harus bisa ada penanganan serius ke depan,” katanya.

 

LBUKU9 LBUKU2 LBUKU3 LBUKU7 LBUKU8
Mewakili Pimpinan Harian Umum SIB, Wakil I Pemimpin Redaksi Ir Parluhutan Simarmata menyampaikan keterlibatan SIB dalam peluncuran buku tersebut dalam rangka HUT ke-46 SIB dan menjadi bagian kepedulian terhadap korban bencana Sinabung. “Harapan kita bersama agar ada upaya perbaikan manajemen penanganan bencana alam ke depan. Ini juga menjadi doa kami dan doa kita, kita bersama agar bencana Sinabung segera berakhir setelah buku ini diluncurkan,” ujarnya. Juga dikatakannya, bahwa sebagai orang beriman, bencana Sinabung harus diyakini bukan hukuman dari Tuhan namun ada rencana indah di balik ini semua. Harian SIB juga mendorong pemerintah untuk menjadikan bencana Sinabung sebagai bencana nasional.

Sebelumnya, Ketua Umum Panitia Dk Khristiani br Ginting mengatakan aktivitas gunung Sinabung telah menimbulkan berbagai korban. Korban jiwa berjatuhan, rumah penduduk rusak, lahan pertanian pun porak poranda bahkan mata pencaharian warga hilang. Untuk terakhir, 21 Mei 2016 erupsi terjadi dan mengakibatkan 7 korban jiwa dan dua korban luka. “GBKP sebagai institusi gereja terbesar di Karo, mengambil posisi di garis terdepan untuk bekerjasama dengan pemerintah dan anak bangsa lainnya dalam penanganan korban. Komitmen GBKP, bukan saja suatu keniscayaan karena sebagian besar korban pengungsi merupakan warga GBKP tapi hal ini juga merupakan sebuah panggilan,” katanya.

Pihaknya juga mengapresiasi Harian SIB yang menjadi sumber informasi bagi masyarakat luas tentang keberadaan korban Sinabung. “Bukan kebetulan, warga Tanah Karo sedari dulu merupakan pembaca setia SIB. Hubungan emosional yang telah terjalin ini kiranya salah satu alasan acara ini bisa terlaksana,” ujarnya. Perlu disampaikan pada acara itu juga beberapa undangan tergerak hatinya dan memberikan bantuan langsung berupa uang untuk disalurkan kepada pengungi Sinabung melalui GBKP. Sebelum acara bedah buku juga dilaksanakan ibadah singkat dan renungan situasional tentang pengungsi Sinabung dipimpin Pdt Dormanis Pandia yang bertugas di GBKP dalam pelayanan khusus penanggulangan bencana. 

 

Peluncuran buku ini  dihadiri oleh Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Agustinus P Purba STh MA, Sekretaris Umum Moderamen GBKP Pdt Rehpelita Ginting STh MMin, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang, tokoh masyarakat Sumut Sanggam SH Bakkara, Dr RE Nainggolan MM, Raya Timbul Manurung, Jadi Pane SPd, Kabid Humas Polres Karo, Ketua Komite II DPD RI Parlindungan Purba SH MM, Anggota DPRD Sumut Baskami Ginting dan Siti Aminah Peranginangin, Sekretaris PGI Wilayah Sumut Pdt Elida Girsang MTh, Praeses HKBP Distrik X Medan Aceh Pdt Kardi Simanjuntak MMin, Ketua Moderamen GBKP (2010-2015) Pdt Matius Panji Barus, Kasat Banmas Polres Karo AKBP Ariasda br Ginting, Ketua Umum Panitia, Dk Khristiani br Ginting, Ketua Pelaksana Ir Parluhutan Simarmata, Kabiro Redaksi Medan Wilayah II di Kabanjahe Sonri Purba, SP,  Sekretaris Hotlin Manik, Wakil Sekretaris Era Purnama Gurusinga, moderator Bantors Sihombing MSi, Kordinator Konsumsi Towuty P Sebayang dan penghotbah Pdt Dormanis Pandia. Turut hadir Drs Rasudyn Ginting, Plt BPBD Karo Matius Sembiring, Alimin Ginting, Rektor US XII Medan Dr Togu Harlem Lumbanraja dan undangan lainnya. (Era Purnama/Humas Moderamen)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai