Evaluasi Kerja, GBKP Gelar SKMS di RC Sukamakmur dan Lakukan Penanaman Pohon

SUKAMAKMUR,GBKP.OR.ID. Untuk mengevaluasi kerja satu tahun kerja dan menetapkan program 2017, Moderamen GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) melaksanakan SKMS (Sidang Kerja Majelis Sinode) di Retreat Centre (RC) GBKP, Sukamakmur yang berlangsung 3 hari (27-29 Oktober)

Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Agustinus Purba, S.Th, MA dalam sambutannya saat membuka SKMS, Kamis (27/10)  mengatakan, selain laporan kerja selama setahun terakhir, SKMS merupakan bentuk tanggung jawab semua warga gereja untuk menyatukan persepsi dalam menyikapi berbagai tantangan yang dihadapi gereja berlandaskan firman Tuhan. Sebagai gereja dinamis, GBKP dalam mengikuti perkembangan zaman, berupaya terus konsisten dan melakukan penyesuaian dalam bentuk pelayanan.

“Perkembangan zaman banyak mempengaruhi iman warga gereja, karena itu gereja harus hadir  dalam menyikapinya. Warga gereja harus terus bertumbuh,” katanya.

Pdt  Agustinus juga menyatakan, saat ini gereja khususnya GBKP sudah harus bisa menjadi contoh dan pekabar Injil bagi warga non GBKP.  Melakukan pendekatan dengan ramah, persuasif,  menyentuh dan menjangkau perbedaan yang ada.

skms skms2 skms3

skms4

Sebelum  pelaksanaan SKMS, lebih dahulu dilaksanakan kebaktian pembukaan dengan pengkhotbah Pdt Yunus Bangun,M.Th (Kabid Pembinaan Moderamen GBKP).  Dengan tema “Mengajar untuk Melakukan, Matius 28 : 20” serta subtema “ Menyongsong prioritas  program pelayanan tahun 2017, meningkatkan kemampuan warga GBKP dalam berteologia dan menumbuhkan motivasi belajar secara mandiri”  Pdt Yunus mengajak jemaat untuk menjadi teladan di lingkungan melalui perbuatan.

“Menjadi anak Tuhan, anak yang harus dikejar yakni menyatakan kebenaran Tuhan dengan sukacita, bukan menjadi beban. Berbuat baik bukan untuk cari pujian bagi diri sendiri, tapi menjadi kemuliaan bagi Tuhan,” jelasnya.

Sesuai dengan tema, katanya  mengajar untuk melakukan,  warga gereja dituntut untuk berbuat dan bertingkahlaku sesuai firman. Bukan hanya mengajarkan tetapi  harus diimplementasikan dalam perbuatan.Pengajaran tanpa perbuatan tidak ada hasil.

Pada acara itu juga dilaksanakan penanaman pohon gaharu  di lingkungan  RC yang merupakan sumbangan dari JPIC (Justice Peace Integrity of Creation). Penaman secara simbolis dilakukan oleh Moderamen GBKP diwakili Kabid Diakonia Pdr Rosmalia Barus serta Kabid Dana dan Usaha Dk Khristiani Ginting dan diikuti 26  perwakilan klasis se-GBKP. Sebanyak 2000 bibit pohon tersebut  kata Pdt Agustinus Purba  akan dibawa masing-masing satu bibit oleh peserta dan sisanya akan ditanam di lahan RC seluas lebih kurang 40 Ha untuk kelestarian lingkungan RC dan konservasi air.

Hadir pada acara tersebut  seluruh perwakilan unit dan biro pelayanan GBKP, para pendeta tugas khusus, perwakilan klasis dan runggun. Dan yang menjadi pimpinan Sidang dari Klasis Sibolangit, Kabanjahe, Beaksi Denpasar, Kuala Langkat  dan Klasis Tiga Binanga (Era Purnama/Humas Moderamen)

Komentar

You May Also Like