Moderamen GBKP Sayangkan Sikap Wali Kota Jakarta Selatan Terkait GBKP Pasar Minggu.

KABANJAHE,GBKP.OR.ID.  Moderamen GBKP sangat menyayangkan sikap Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi yang mengeluarkan surat imbauan resmi pelarangan ibadah bagi jemaat GBKP di Jalan Tanjung Barat Lama, No 148 A, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Moderamen GBKP Agustinus  Purba, S.Th, MA yang mengatakan  sebenarnya permasalahan yang menimpa GBKP pasar minggu dapat disikapi dengan jalan dialok. Namun dengan dikeluarkannya surat pelarangan ibadah bagi jemaat GBKP oleh Walikota Jakarta Selatan menunjukkan secara resmi negara melarang ibadah salah satu agama yang resmi di Indonesia.

Sementara itu Pdt. Rehpelita Ginting, S.Th, M.Min, Sekretarsis Umum Moderamen GBKP mengungkapkan selama 21 tahun GBKP pasar Minggu sudah berdiri dan tidak ada permasalahan. Namun kenapa saat ini ada ada larangan yang mengatas namakan masyarakat setempat. “ kiranya pemerintah dapat hadir dan mendengarkan tidak hanya dari sebelah pihak saja” harapnya.

Terkait pengurusan izin Pdt. Rehpelita mengatakan seharusnya dan sewajibnya pemerintah harus memfasilitasinya.” Kalau pemerintah sudah melarang tidak bisa mendirikan gereja di lokasi itu, sediakan tempat dan izin agar jemaat dapat mendirikan gereja di lokasi itu” ungkapnya

Lebih lanjut dikatakan jemaat direlokasi ke aula Kecamatan Pasar Minggu, hanya diberikan beribadah satu kali dan untuk berikutnya harus mencari tempat lain. “ Dari situ saja, pemerintah setempat sudah kelihatan menginginkan GBKP untuk digusur, kami mau tempat yang permanen” ucapnya.

Moderamen GBKP meminta pemerintah setempat harus mengambil sikap dan Gubernur DKI Jakarta turun tangan,” kami akan membawa permasalahan ini ke tingkat nasional dan internasional” tegas Pdt. Rehpelita.

Pdt. Rehpelita juga menghimbau kepada jemaat GBKP Pasar Minggu untuk tetap bersabar dan mendoakan permasalahan ini agar cepat selesai. “ kepada jemaat kami minta untuk tetap bersabar dan mendoakan permasalahan ini cepat selesai” harapnya.

Keberadaan GBKP di Jalan Tanjung Barat No. 148 A pasar minggu jakarta selatan mendapat penolakan karena dianggap belum memenuhi izin pendirian gereja. Salah satu ditunjukkan dengan pemasangan spanduk   pada minggu (2/10) yang bertuliskan “ Kami warga Tanjung Barat RT 04 Menolak adanya kegiatan peribatan & pembangunan gereja di wilayah kami”.

(Era Purnama/Humas Moderamen)

Komentar

You May Also Like