Seminar Teologi GBKP “ Eklesiologi”

SUKAMAKMUR,GBKP.OR.ID-  Bertempat di Retreat Center Sukamakmur  Bidang Pembinaan Moderamen GBKP melalui Biro Teologi mengadakan seminar Teologia mengenai Eklesiologi. Seminar teologia ini berlangsung dalam dua gelombang, 05-06 Oktober gelombang I dan 07-08 Oktober gelombang II.

Khotbah pembuka dibawakan Pdt. Yunus Bangun,M.Th, Kabid Pembinaan Moderamen GBKP. Dalam khotbahnya yang diambil dari kitab 1 Kor 12: 12-13,  menyampaikan bahwa pemahaman tentang “satu tubuh”  yang disampaikan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Korintus mempunyai makna yang sangat mendalam, dimana setiap bagian tubuh mempunyai fungsi dan tugas masing yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Retorika tentang “satu tubuh” tersebut disampaikan Paulus ketika jemaat di Korintus mengalami perpecahan. Setiap bagian dalam jemaat adalah satu kesatuan dalam gereja, mempunyai fungsi masing-masing, ungkapnya. Lebih lanjut Pdt. Yunus merefleksikan tentang kehidupan ber-gereja di GBKP yang cenderung bagian-bagian dalam gereja tersebut berjalan sendiri-sendiri. “ bagaimana tentang kehidupan ber-gereja di GBKP , kita lebih banyak berjalan sendiri-sendiri” ungkapnya. Maka dari itu Pdt. Yunus bangun mengajak semua peserta yang hadir untuk membangkitkan semua elemen-elemen yang ada dalam gereja GBKP berpartisipasi sebagai suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan berjalan sebagai kesatuan yang utuh dalam pelayanan.” Maka dari itu saudara-saudara marilah kita membangkitkan semua elemen-elemen yang dalam gereja GBKP, berpartisipasi sebagai suatu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, berjalan bersama dalam pelayanan Tuhan “ himbaunya.

Setelah selesai ibadah dilanjutkan dengan pembukaan dan sambutan. Mewakili Biro Teologia Moderamen GBKP Pdt. Berthalyna br Tarigan didampingi oleh Pdt. Norita br Sembiring dan Pdt. Mazmur Ginting menyampaikan terima kasih kepada Moderamen GBKP atas kepercayaan yang diberikan kepada mereka untuk melaksanakan seminar teologia tersebut. Lebih lanjut dia mengatakan bahwa munculnya gagasan untuk membuat seminar teologia tersebut berawal dan Forum Group Discussion (FGD) beberapa waktu yang lalu dimana dalam FGD tersebut terungkap permasalahan yang muncul dalam jemaat, dimana elemen-elemen dalam gereja cenderung berjalan sendiri-sendiri yang merupakan ciri-ciri kehidupan bergereja yang tidak sehat.” Gagasan untuk membuat seminar ini berawal dari FGB, beberapa waktu lalu, dihadiri kurang lebih 22 orang, dalam FGD tersebut muncullah bahwa saat ini gereja kita diperhadapkan dengan kehidupan ber-gereja yang  tidak sehat, karena elemen-elemen dalam gereja tersebut berjalan secara sendiri-sendiri” ungkapnya. Dia juga mengharapkan agar nantinya peserta yang hadir menjadi peserta yang aktif karena narasumber hanya akan memberi gagasan sebagai stimulan kepada peserta.

eklesiologi1

Dibuka oleh Moderamen.

Seminar Teologia ini dibuka oleh Pdt. Rehpelita Ginting, S.Th,M.Min didampingi oleh Pdt. Yunus Bangun, M.Th mewakili Moderamen GBKP. Dalam sambutannya Pdt. Rehpelita Ginting sangat mengapresiasi seminar yang dilaksanakan oleh Biro Teologia tersebut. Dia juga mengharapkan kedepannya diperbanyak kegiatan-kegiatan yang membahas permasalahan-permasalahan yang muncul di jemaat. “ kedepannya perlu ditingkatkan pertemuan-pertemuan yang membahas permasalahan yang muncul di jemaat” harapnya. Pdt. Rehpelita juga mengharapkan seminar teologia tentang Eklesiologi ini dapat mempersatukan persepsi dan pemahaman tentang kehidupan bergereja, karena terkadang muncul pemahaman-pemahaman yang berbeda yang berkembang dalam kehidupan bergereja. “ mari dengan seminar ini kita satukan pemahaman dan persepsi kita tentang kehidupan bergereja” ajaknya.

Seminar teologia ini menghadirkan pembicara Pdt. Prof. Jan S.Aritonang, Ph.D yang membawakan topik Eklesiologi yang relevan di GBKP dan Pdt. Dr. E.P. Gintings yang membawakan topik Sejarah “Bergereja” di GBKP. Dan juga kegiatan ini dihadiri oleh Pendeta, Vic/Cl.Vicaris, Pendeta Pensiunan, Moderamen GBKP Pertua dan Diaken Utusan Runggun dan mewakili Badan Pekerja Majelis Klasis (BPMR). (Era Purnama/Humas Moderamen)

Komentar

You May Also Like