Lima Puluhan Anak dan Remaja Ambil Bagian dalam Camp Anak Pada Konas PGI VI Gereja dan AIDS

SUKAMAKMUR.GBKP.OR.ID-Bersamaan dengan kegiatan Konsultasi Nasional (Konas) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) VI Gereja dan AIDS sekaligus dilakukan Camp Anak diikuti kurang 50 peserta  untuk mengedukasi anak tentang bahaya dari AIDS dan Narkoba

Pdt Oklin br Tarigan dari Pengurus KAKR Moderamen GBKP dan Loise Sebayang PAUD GBKP sebagai pembimbing untuk Camp Anak dari GBKP SIB mengatakan bahwa kegiatan Camp Anak ini harus dilakukan secara berkesinambungan, karena anank-anak ini adalah generasi penerus gereja dan bangsa Indonesia.” Kegiatan ini harus dilakukan secara berkala, karena anak-anak ini adalah generasi penerum gereja dan bangsa ini” harapnya

Disamping penyuluhan HIV/AIDS dari Dr Nelwan, kegiatan lain, games dan pertemanan anak kristen yang dibawakan Mission 21. Sosialisasi ABAT (Aku bangga Aku tahu) dan pemilihan Duta HIV/AIDS  untuk remaja dan anak. Setelah pemilihan peserta favorit dan malam api unggun masing-masing peserta akan membuat tekad hidup merdeka bersama ODHA (Orang dengan HIV/AIDS).

Pada hari kedua Konas PGI VI Gereja HIV/AIDS, Komisi Penanggulagan AIDS Propinsi (KPAP) Sumut, Ahmad Ramadan menyampaikan pengalama kerja melakukan penanggulangan HIV/AIDS dalam skala nasional dan Sumatera Utara bersama pihak yang terlibat. Termasuk Komisi  HIV/AIDS dan Napza GBKP yang disampaikan Pdt Monalisa br Ginting menceritakan pengalaman GBKP dalam penanggulangan HIV/AIDS termasuk pengadaan Rumah Singgah ODHA di Medan.

Dalam sharing dengan anggota gereja PGI se Indonesia, terlihat begitu tingginya keprihatinan gereja-gereja dari wilayah timur terhadap penanggulangan HIV/AIDS. Namun tergambar berbagai pelayanan yang dilakukan gereja, termasuk pendampingan ODHA di rumah singgah yang dikelola Komisi HIV/AIDS GBKP sampai sekarang sejumlah 41 orang. Seluruh peserta Konas sadar maka ODHA juga harus mendapat perlindungan, sehingga mereka juga mendapat hak hidup sebagaimana warga lainnya.

Termasuk Rumah Singgah gereja di Ambon hingga saat terus aktif dalam penanggulangan HIV/AIDS serta pendampingan mereka hingga tidak mendapat diskriminasi. Untuk itu, selama sharing berjalan, seluruh peserta Konas berkesimpulan agar penanggulangan HIV/AIDS harus menjadi perhatian serius oleh seluruh lembaga gereja termasuk anggota gereja PGI. (Humas Moderamen)

Komentar

You May Also Like