Pembinaan Kewirausahaan PERMATA GBKP, Kolaborasi Bidang Dana dan Usaha Moderamen, PPWG dan PERMATA Pusat GBKP

KABANJAHE,GBKP.OR.ID-  Sesuai dengan amanah Sidang Sinode GBKP yang ke-35 dan GBP GBKP 2016-2020 maka PPWG(Pusat Pembinaan Warga Gereja) GBKP bersama Bidang Dana dan Usaha Moderamen GBKP melakukan joint program dengan Pengurus Pusat PERMATA GBKP untuk mengasah kreativitas dan membuka peluang bagi PERMATA GBKP untuk membuka usaha rumah tangga agar dapat membuka lapangan kerja. Untuk itu maka sangat diperlukan pembekalan bagia setiap PERMATA GBKP dalam bentuk Pembinaan Kewirausahaan PERMATA GBKP yang akan dilaksanakan setiap tahun. Untuk merealisasikan program tersebut diatas maka pada tanggal 11-13 Nopember 2016 dilakukan Pembinaan Kewirausahaan bagi PERMATA GBKP yang dilaksanakan di PPWG GBKP Kabanjahe.

pembinaan-permata1

pembinaan-permata2 pembinaan-permata3

Dalam sambutannya Kabid Dana dan Usaha Moderamen GBKP Dk. Khristiani br Ginting mengatakan yang menjadi target dari pelaksanaan  pembinaan kewirausaan ini adalah dalam lima tahun kedepan tercipta 100 orang PERMATA menjadi pengusaha yang andal. “ yang menjadi target dari kegiatan ini adalah diharapkan dalam lima tahun kedepan tercipta 100 orang PERMATA  GBKP  menjadi pengusaha yang andal, 20 orang per tahun “ ucapnya yang disambut dengan tepuk tangan oleh peserta.

Lebih lanjut dikatakannya yang menjadi tujuan dari  kegiatan tersebut adalah terciptanya lapangan kerja bagi permata yang menganggur; memberdayakan PERMATA untuk kebaikan sekitar yang menjadikan PERMATA lebih kreatif dan imajinatif dan mampu melihat peluang usaha;  PERMATA dapat melihat dan mempraktekkan secara langsung delapan jenis usaha yang  mungkin dikembangkan di masyarakat serta melatih PERMATA menyusun proposal usaha dalam jangka pendek dan panjang.

Dk. Khristiani juga menggambarkan enterpreneurship dalam 5M yaitu : mengenali produk baru (berhubungan dengan bakat); Menyusun cara baru dalam berproduksi; Menyusun operasi pengadaan produk baru; Mengatur permodalan operasinya dan Memasarkannya. “ Apa itu enterpreneurship, 5M Mengenali Produk baru, Menyusun cara baru dalam berproduksi, Menyusun operasi pengadaan produk baru, Mengatur permodalan operasinya dan Memasarkannya “ ungkapnya.

Materi kegiatan pembinaan ini dibagi dalam beberapa bidang yaitu bidang pertanian mencakup permentasi buah (nenas, tebu dan belimbing) dan penggorengan  kopi, keripik jipang dan daunnya (pucuk ropah) serta roti ceker ayam. Bidang tekstil yang mencakup menenun, bidang media sosial dan teknologi yang mencakup travel dan bidang kuliner yang mencakup pembuatan kue coklat.

Dan yang menjadi peserta dibagi menjadi dua rayon, wilayah medan yang menjadi peserta PERMATA dari Klasis Sibolangit, Pancurbatu, Medan-Namorambe, Medan-Kutajurung, Medan-Delitua, Medan-Kampung Lalang, Lubuk Pakam, Pembangunan Medan Delitua, Binjai Langkat dan Kuala Langkat, serta wilayang gunung yang menjadi peserta PERMATA dari Klasis Berastagi, Barus Sibayak, Kabanjahe, Kabanjahe-Tiga Panah, Kabanjahe-Sukarame, Sinabun, Tiga Binanga, Dairi, Pematang Siantar dan Lau Baleng. (Humas Moderamen/DK)

Komentar

You May Also Like