Pesan SKMS 2016

  1. Tema SKMS: Mengajar Untuk Melakukan (Mat. 28:20)
    1. Gereja hidup dan memiliki pengajaran yang benar (dogmatis dan reflektif).
    2. Berorientasi pada tindakan nyata berdasarkan prinsip kasih.
    3. Oleh karena itu, seluruh program dan kegiatan GBKP tahun 2017 didorong untuk memampukan jemaat untuk berteologi yang berorientasi melakukan tindakan nyata dalam kehidupan.
  2. Penyakit Sosial Masyarakat

            Judi dan Narkoba:

 GBKP menentang segala jenis perjudian dan segala penyalahgunaan Narkoba karena merupakan bencana social bagi kehidupan.

  1. GBKP dipanggil sebagai terang dan garam dunia. Oleh karena itu, GBKP tetap menjalankan fungsinya menolong, membina, memberi pencerahan, dan tetap dengan tangan terbuka menjadi “rumah” kepada jemaat yang terlibat dalam perjudian dan penyalahgunaan Narkoba
    1. GBKP bekerja sama mendorong pemerintah untuk terlibat aktif untuk memberantas perjudian.
    2. Pungutan Liar
      • Cinta akan uang adalah akar dari kejahatan. Dengan dasar ini, GBKP menentang segala bentuk Pungli dalam setiap aspek kehidupan.
      • Semua warga GBKP menjadi pelopor dalam hidup jujur dan tidak membuka ruang kepada pungutan liar (taat aturan)
      • GBKP mendorong dan mendukung semua program pemerintah untuk memberantas Pungli
    3. Pemanasan Global (Climate Change)
      • GBKP menyatakan bahwa Allah menciptakan alam semesta baik adanya dan manusia dipanggil untuk merawat dunia dan isinya. Manusia menjadi teman sekerja Allah untuk mengasihi dunia dan isinya.
      • GBKP berperan aktif untuk setiap upaya untuk pelestarian lingkungan, dan menolak keras segala aktivitas yang mengakibatkan kerusakan lingkungan (pemanasan global)
      • Setiap warga GBKP menjadi contoh dalam upaya pelestarian lingkungan.

  1. Radikalisme dan Tindakan Intoleransi
    • GBKP menghargai setiap perbedaan. GBKP dipahami sebagai sebuah anugerah dan kekayaan yang perlu dirawat dalam hidup bersama.
    • GBKP menghargai umat beragama lain (semua bentuk peribadahan dan rumah ibadah) dan mendorong setiap warga GBKP untuk hidup bersahabat bersama dengan semua pemeluk agama lain.
    • GBKP menolak setiap bentuk tindakan intoleransi (pelarangan kegiatan ibadah, penutupan rumah ibadah, terorisme)
    • GBKP ikut bekerja sama dan mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan kerukunan umat beragama, khususnya penyelesaian beberapa kasus penutupan/ pelarangan ibadah, seperti yang terjadi: GBKP Rg. Pasar Minggu, GBKP Rg. Pamulang, GBKP Rg. Bandung Timur, dan berbagai kasus-kasus lainnya.
  1. GBKP Rg. Kemenangan Tani
  1. Gereja adalah tubuh Kristus yang hidup diarahkan oleh pikiran dan hati yang dijiwai Kristus dan hidup melakukan tindakan Kristus. Tubuh Kristus menekankan persatuan. Semua orang percaya dan hidup dalam Kristus. Oleh karena itu, GBKP mendorong terjadinya rekonsiliasi dalam semua konflik yang terjadi dalam hidup berjemaat.
  2. Setiap warga GBKP dalam setiap pelayanannya dipanggil sebagai pembawa damai dan kesejukan dalam setiap konflik yang terjadi.
  3. GBKP mendorong setiap pihak dalam konflik GBKP Rg. Kemenangan Tani untuk berbesar hati saling memaafkan sebagai wujud iman yang hidup. Setiap pihak-pihak di luar jemaat kemenangan tani untuk menahan diri dari aksi provokasi, dan mengambil sikap berdoa untuk terjadinya proses rekonsiliasi.
  4. Proses hukum yang dikerjakan oleh biro hukum dan harta benda  mengenai pengosongan  rumah Pastori sehubungan dengan Mindawati br Perangin angin tidak lagi personalia GBKP dan juga telah  disomasi 3 kali terus ditindak lanjuti.

Komentar

You May Also Like