Moderamen GBKP adakan Coffe Morning pertama di 2017 bersama Klasis Seputaran Tanah Karo

KABANJAHE, GBKP.OR.ID- Moderamen GBKP mengadakan coffe morning pertama bersama dengan klasis-klasis yang ada di seputaran Tanah Karo dan biro dan unit pelayanan. Pada coffe morning kali ini yang bertindak sebagai tuan dan nyonya rumah adalah Alpha Omega dan dilaksanakan di Juma Lingga Alpha Omega di Desa Lingga, selasa (14/02).

Dalam arahan sekaligus pembuka, Moderamen GBKP yang diwakili oleh Sekum Pdt. Rehpelita Ginting, S.Th, MA mengungkapkan bahwa coffe morning kali ini merupakan coffe morning pertama yang dilakukan Moderamen GBKP bersama klasis-klasis yang kali ini dilakukan bersama dengan klasis-klasis yang ada di seputaran Tanah Karo sekitarnya. “ ini merupakan coffe morning pertama yang kita lakukan di 2017 ini, dan kali ini kita lakukan bersama-sama dengan klasis yang ada di seputaran tanah karo “ ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan sekum menjelaskan bahwa kegiatan coffe morning merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh Moderamen bersama dengan klasis-klasis, unit dan biro pelayanan yang bertujuan untuk menjalin komunikasi membahas permasalahan dan isu-isu yang berkembang di masyarakat dan pemerintahan pada daerah pelayanan masing-masing klasis.

coffe morning merupakan kegiatan rutin moderamen bertemu dengan klasis, unit dan biro untuk menjalin komunikasi membahas permasalahan yang ada ditengah-tengah masyarakat dan pemerintah pada daerah-daerah pelayanan klasis-klasis” lanjutnya.

Pdt. Rehpelita juga mengatakan bahwa hasil dari coffe morning bukan suatu keputusan, tetapi apabila ada hal-hal yang dapat ditindak lanjuti maka akan sesegera mungkin ditindak lanjuti.

Biro hukum dan harta benda Moderamen GBKP yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan beberapa hal yang sedang berkembang diantaranya Moderamen GBKP melalui Biro Hukum dan harta benda terus melakukan komunikasi dengan pemda karo mengenai RSU Kabanjahe terkait aset dan bangunan pemda karo yang ada diatasnya. Dari komunikasi tersebut dikatakan bahwa pihak pemda saat ini sedang melakukan pendataan tentang aset dan bangunan yang ada di RSU Kabanjahe.

Terkait dengan sertifikasi tanah gereja, biro hukum moderamen menyampaikan bahwa saat ini meraka terus melakukan komunikasi terkait dengan prona yang dikeluarkan oleh BPN Karo ke desa-desa di kabupaten karo dan apabila pada desa-desa tersebut ada tanah yang diatasnya berdiri bangunan gereja atau aset GBKP maka sebisa mungkin dapat diikutkan dalam program prona tersebut.

Biro hukum moderamen juga dalam beberapa waktu kedepan akan melaksanakan seminar tentang peranan gereja dalam pemberantasan korupsi yang akan menghadirkan pembicara dari KPK.

Dalam coffe morning ini juga berkembang pembahasan tentang gempa yang cukup intens dirasakan di daerah karo dan deliserdang. Menanggapi hal itu Kabid Diakonia Moderamen Pdt. Rosmalia br Barus mengatakan akan melaksanakan kegiatan terkait sosialisasi penanganan gempa sehingga masyarakat tidak panik ketika gempa datang. Pdt. Rosmalia br Barus juga mengharapkan agar setiap ada kejadian gempa, klasis-klasis dapat mengambil bagian sebagai penguat agar jemaat tidak merasakan kepanikan.

Sedangkan dari klasis Lau baleng dikatakan bahwa saat ini sedang terjadi konflik terkait pengelolaan dan penguasaan tanah “mbal-mbal nodi” yang juga jemaat terlibat didalamnya. Dan dari klasis Kabanjahe mengharapkan perlunya sosialisasi program tax amnesty kepada jemaat melalui klasis-klasis.

Coffe morning ini dihadiri ketua umum Moderamen Pdt. Agustinus Purba, Pdt. Kongsi Kaban dan Dk. Khristiani Br Ginting. Klasis yang hadir antara lain klasis Lau baleng, Munte, Kasura, Kabanjahe, Berastagi, Barus Sibayak dan Sinabun.(Humas Moderamen)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai