Moderamen GBKP   Tahbiskan 19 Orang Pendeta di Klasis Kuala Langkat

LANGKAT-GBKP.OR.ID. Bertempat di GBKP runggun Namo Ukur Klasis Kuala Langkat, Moderamen GBKP tahbiskan 19 orang calon pendeta menjadi pendeta GBKP.

Pdt. Krismas Imanta Barus, M.Th kabid Koinoia Moderamen GBKP dalam khotbahnya yang diambil dari kitab Mazmur 15 : 1-5 dikatakan dalam kehidupan manusia harus mengoreksi diri, apakah perbuatan yang dilakukan saat ini sudah sesuai dengan kehendak Allah, seperti yang dilakukan raja Daud dimana dia hadir sebagai raja yang sudah mempunyai nama dan tanpa cacat, namun dia tetap melakukan koreksi diri dengan bertanya kepada Tuhan bagaimana semestinya kehidupan yang sesuai dengan kehendakNya.

“Daud datang sebagai raja yang sudah mempunyai nama dan tanpa cacat, namun dia tetap bertanya kepada Tuhan  tentang kehidupan yang sesuai dengan kehendakNya” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakatannya bahwa dalam menjalani kehidupan iman harus sesuai dengan perbuatan jangan menjadi orang yang munafik. “ Iman harus sesuai dengan perbuatan, jangan jadi orang yang munafik, pertanyaannya apakah iman kita sudah terkoneksi dengan perbuatan kita” tegasnya.

Untuk pendeta yang ditahbiskan Pdt. Krismas Barus mengingatkan bahwa perjuangan dalam memberitakan firman Tuhan masih sangat panjang dan penuh dengan tantangan.  Maka dari itu harus dengan sepenuh hati bukan dengan setengah hati.

“Buat yang ditahbiskan perjuangan memberitakan firman Tuhan masih panjang dan penuh tantangan, lakukan dengan sepenuh hati, jangan setengah hati” lanjutnya.

Dia juga menghimbau kepada semua jemaat untuk mendukung pendeta yang bertugas di jemaat, karena pendeta-pendeta tersebut juga mempunyai kekurangan, ujarnya.

Selanjutnya dilakukan pentahbisan yang dipimpin oleh ketua Umum Moderamen GBKP Pdt. Agustinus Purba, S.Th, MA bersama dengan pendeta-pendeta yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Sementara itu Moderamen GBKP yang diwakili oleh Pdt. Agustinus Purba dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada pendeta yang ditahbiskan. Dia juga mengingatkan bahwa GBKP diperhadapkan dengan tantangan yang muncul ditengah-tengah jemaat yang sangat komplit dimana secara umum jemaat diperhadapkan dengan situasi perekonomian yang kompetitif, situasi yang tidak aman, teror , keberagaman ditengah-tengah ditengah-tengah kelompok yang tidak menghargai perbedaan dan terkhusus GBKP yang terus bergumul menghadapi bencana sinabung yang terus sampai saat ini serta bencana-bencana alam gempa bumi, banjir yang mengancam kapan saja, terangnya.

Maka dari itu diperlukan keseriusan gereja dalam mengambil sikap dan meningkatkan pelayanan yang lebih strategis kedepannya. Ini merupakan tugas bagi kita semua, terkhusus pendeta dan semua pelayana gereja (pertua/diaken)  guna meningkatkan spiritualitas, solidaritas dan pelayanan sehingga masyarakat dan jemaat merasakan kehadiran dari gereja, lanjutnya.

Tak lupa juga Pdt. Agustinus mengucapkan terima kasih kepada panitia, BPMR Namo Ukur, Klasis Kuala Langkat yang sudah bekerja dengan keras untuk terlaksananya pentahbisan pendeta tersebut serta pihak-pihak yang mendukung yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Ketua panitia pentahbisan Pt. Erwin Ikuten Ginting, SE dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Moderamen yang sudah mempercayakan GBKP Rg. Namo Ukur sebagai tuan dan nyonya rumah pentahbisan 19 orang pendeta tersebut.

“Terima kasih kepada Moderamen GBKP yang mempercayakan GBKP Rg. Namo Ukur sebagai tuan dan nyonya rumah pentahbisan 19 orang pendeta GBKP” ucapnya

Untuk pendeta yang ditahbiskan Pt. Erwin Ikuten Ginting mengucapkan selamat  dan berharap kehadiran mereka dapat dirasakan ditengah-tengah masyarakat dan jemaat. Tetap berhati hamba, melayani bukan dilayani,lanjutntya.

Dalam kesempatan tersebut Pdt. Bayu Kaesarea Ginting, S.Th berkesempatan menyampaikan khotbah sulung dihadapan semua jemaat yang hadir. (Humas Moderamen)

 

 

Komentar

You May Also Like