TANAM PERDANA DEMPLOT TOMAT KLASIS TIGA-BINANGA

TIGABINANGA,GBKP.OR.ID- Kecamatan Tiga Binanga  merupakan sentra jagung terbesar di Sumatera Utara, namun sejak 5 tahun yang lalu beberapa desa sudah beralih bertanam komoditas horticultura seperti cabe dan tomat, salah satunya adalah desa Kuta Galoh. Namun tanaman ini juga tidak bertahan lama akibat serangan gemini virus (keriting : Karo), sehingga dua tahun terakhir ini para petani sudah kewalahan untuk meningkatkan hasil dari tanaman cabe. Sementara belum ada tanaman yang bisa memberikan hasil yang memadai selain cabe, petani mengalami kegelisahan, tanaman apa lagi yang harus ditanam agar menghasilkan dan menguntungkan.

Berkat informasi dari BPMR Kuta Galoh kerja sama dengan BPMK Tiga Binanga mengundang Kabid Dana dan Usaha Moderamen GBKP bersama team untuk meninjau lahan yang ingin dibuat dempot sesuai arahan dari team Dana Usaha. Setelah melakukan survey di awal September 2017, sesuai kesesuaian lahan maka disepakati segera dilakukan demoplot, tapi bukan tanaman cabe seperti yang diinginkan petani karena faktor serangan Gemini virus. Untuk memutus siklus gemini virus, sebaiknya tidak menanam tanaman yang semarga (Latin : Genus) seperti tomat, terong dan kentang. Untuk sementara akan dilakukan bertanam timun dan kacang panjang. Namun akibat penasarannya para petani tetap ingin bertanaman cabe dan tomat, maka  disepakati tetap bertanam tomat hibrida yang tahan terhadap virus untuk mendampingi tanaman kacang panjang dan timun.

Foto : Kabid Dana dan Usaha Moderamen GBKP, Team Dana dan Usaha Moderamen  dan peserta sedang menanam

Foto : Peserta tanam perdana di demplot tanaman tomat royal 58

Jumat 6 Oktober 2017 dilaksanakan Tanam Perdana Demplot Tomat, Timun dan Kacang Panjang. Ketiga jenis tanaman ini sudah menggunakan varietas tahan virus. Sebelum melakukan tanam perdana terlebih dahulu dilakukan kebaktian singkat yang di bawakan Pdt.Yosep Sembiring, STh (Wakil Ketua BPMK Tiga Binanga). Renungan di ambil dari  Jesaya 30 : 19 -24 yang menekankan ada 3 kunci sukses dalam pekerjaan di dunia ini, yaitu : pertama tetap minta pertolongan kepada Tuhan melalui Iman Percaya, kedua Harus Tetap Belajar, ketiga Dalam kondisi apapun tetap Tuhan yang disembah.

Dalam Sambutan Pemerintah Desa yang diwaklili Sekdes Kuta Galoh, sangat berterima kasih atas terpilihnya desa Kuta Galoh menjadi pilot project Demplot kerjasama BPMR, BPMK Tiga Binanga denga Moderamen GBKP, tentunya ini sangat membantu warga desa Kuta Galoh yang bisa memanfatkan moment ini untuk menambah wawasan yang lebih lagi dalam mengelola pertanian. Peran jemaat sangat menentukan masa depan gereja, terutama meningkatkan ekonomi jemaat, sehingga penting bagi petani tetap mau belajar setiap waktu, tidak ikut-ikutan sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik kata Pt.Yosua Sitepu mewakili BPMK Tiga Binanga didampingi Pdt.Yosef Sembiring dan Dk.Timar Ginting pemilik lahan demoplot dalam sambutannya mewakili BPMK Tiga Binanga.

Tesf Farm Berastagi yang selama ini mendukung teknis demplot dari awal persiapan lahan higga panen sebagai mitra Bidang Dana Usaha Moderamen GBKP dalam bidang pertanian memaparkan bahwa kondisi sekarang ini Desa Kuta Galoh tidak memadai untuk pertanaman cabe, tomat dan terong, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi petani, disamping belum terbiasanya bertanam sayuran sejenis timun dan kacang panjang juga butuh ketekunan lebih dalam bertani, secara pengalaman petani desa Kuta Galoh khususnya sudah baik, namun ada sisi lain yang tetap harus di perhatikan terutama disiplin, bukan saja menyangkut disiplin dalam memelihara, tapi juga disiplin untuk menggunakan jenis dan dosis pestisida dan pemupukan, sehingga biaya bisa lebih efisien dan tetap berproduksi maksimal dan menguntungkan. Tentu merubah pola pikir tersebut tidak gampang, apalagi sudah pernah mendapat hasil yang luar biasa dari tanaman cabe tersebut (hasilnya bisa membangun rumah kata petani), tapi teori Charles Darwin sudah teruji, bukan yang kuat yang menang, tetapi mereka yang cepat berdapatasilah yang tetap bertahan, jadi saran dari Alam Sembiring mewakili Farm Berastagi didampingi Wilson.P.Silitonga,SP, petani harus cepat berubah dan beradaptasi dengan kondisi cuaca saat ini dengan mengganti komoditas lain untuk memutus siklus virus Gemini tersebut, agar ekonomi jemaat tetap berjalan dengan kontiniu. Kita tidak bisa pasrah atau menggerutu dan menunggu terus tanpa usaha paparnya.

Bidang Dana dan Usaha Moderamen GBKP tentunya tetap konsisten menyelesaikan apa yang di gariskan dan di programkan untuk periode 2015-2020 yaitu 2 tugas pokok, pertama Meningkatkan Kontribusi Unit Usaha GBKP dan kedua Meningkatkan Ekonomi Jemaat. Banyaknya profesi para jemaat GBKP, maka berbagai pelatihan sudah dilakukan dua tahun ini  seperti penyuluhan pertanian dan demplot, ceramah peternakan sapi, ayam dan lele, pelatihan entrepreneurship untuk Permata, ceramah UKM kerjasama dengan BPR Pijerpodi kekelengen, Bisnis On line kerjasama dengan Permata, Mamre dan Moria. Demoplot yang dilakukan tanam perdana hari ini bukan yang pertama, sebelumnya sudah dilakukan di Runggun Bawang, Runggun Regaji Klasis Kabanjahe Tigapanah, juga sedang berlangsung demoplot cabe dan tomat di Samping Kantor Klasis Kabanjahe-Tiga Panah, maka harapan Moderamen harus semua para petani ikut terlibat dalam semua tahapan, pihak Farm Berastagi dan petani sudah membuat jadwal konsultasi setiap jumat mulai jam 10.oowib ini benar-benar harus di manfaatkan bukan saja untuk petani desa Kuta Galoh, tapi seluruh jemaat Klasis Tiga Binanag, moment ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik, seperti di informasikan pihak tesf farm Berastagi bukan hanya spesifik diskusi tanaman tomat, timun dan kacang panjang saja, namun untuk semua komoditas tanaman petani kata Kabid Dana dan Usaha Moderamen Dk.Khristiani Br Ginting di dampingi team Pt.Ir.Alam Sembiring dan Ir.Sabar Ngena Br Ginting. Akhirnya harapan Moderamen Jika petani untung, warga juga sejahtera dan GBKP akan semakin maju, Salam Usaha Dana (Team Dana Usaha Pt. Alam Sembiring/Humas Moderamen)

Komentar

You May Also Like