Moderator UEM dan Pimpinan Gereja Anggota UEM Kunjungi Pengungsi Sinabung

TIGANDERKET,GBKP.OR.ID – Moderator UEM Pdt. WTP Simarmata MA mengunjungi pengungsi sinabung di posko Terun Peren Kecamatan Tiganderket, jumat (15/12). Pada kunjungannya Pdt. WTP Simarmata ditemani oleh pimpinan dan perwakilan dari gereja-gereja anggota UEM yang ada di Indonesia. Posko Terung Peren dihuni oleh pengungsi dari desa Mardinding, Kec. Tiganderket.

Dalam kata-kata penguatannya, Pdt. WTP Simarmata menganjurkan GBKP untuk menerbitkan buku putih tentang situasi dan kondisi pengungsi korban erupsi sinabung yang selama ini belum tertangani dengan baik. Buku itu akan disampaikan ke pada semua instansi dan juga Presiden Jokowi yang mungkin belum mengetahui kondisi di lapangan.

“Apa yang dialami oleh pengungsi sangat memilukan. Para pengungsi disuruh mencari rumah sendiri dan mandiri dengan dana terbatas. Ini mungkin Presiden Jokowi tidak mengetahui” ucap Pdt. WTP Simarmata.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa kunjungan tersebut merupakan suatu bentuk solidaritas dari UEM yang berpusat di Jerman dan melayani di tiga benua Eropa, Asia dan Eropa, untuk saling mendoakan, bersaksi dan berbagi. Karena dalam kebersamaan ada kekuatan. Tuturnya.

Moderator UEM Pdt. WTP Simarmata beserta Ibu,  pimpinan dan perwakilan gereja anggota UEM berfoto bersama anak-anak yang ada di posko pengungsian Terun Peren, Jumat (15/12)

Secara simbolis Pdt. WTP Simarmata menyerahkan batuan yang diterima perwakilan dari pengungsi

Pdt. WTP Simarmata bersama Pimpinan Gereja makan bersama di posko pengungsian

Pdt. WTP Simarmata juga mengajak seluruh pengungsi sinabung untuk tetap kuat dan tabah dalam menghadapi pencobaan. Tuhan mengizinkan erupsi sinabung terjadi karena Dia ingin kita semakin dekat denganNya. Tuhan tidak meninggalkan masyarakat Karo. Dia juga menyebut akan membawa permasalahan sinabung dalam rapat dan persidangan UEM dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan tersebut juga Pdt. WTP Simarmata bersama Ketua Umum Moderamen Pdt. Agustinus Purba, Ephorus GKPS Pdt. Rumanja Purba, Ephorus HKI Pdt. M Pahala Hutabarat, Kepala Departemen Diakonia HKBP Pdt. Debora Sinaga, Kepala Departemen Diakonia GKPI, perwakilan pimpinan GKKPD, perwakilan BNKP dan kepala kantor UEM Medan Pdt. Petrus Sugito yang juga mewakili gereja-gereja anggota UEM yang ada pulau jawa mengungkapkan rasa keprihatinannya saat meninjau secara langsung tenda-tenda tempat tinggal pengungsi dari desa Mardinding tersebut. Fasilitas umum yang tidak memadai seperti air yang dimanfaatkan untuk air minum mengeluarkan bau belerang.

Pada perkunjungan  itu juga disampaikan bahwa UEM telah mengalokasikan 10.00 Euro untuk pengungsi dan juga diserahkan sejumlah  bantuan berupa beras, minyak goreng, gula, buku, kaus kaki untuk perlengkapan sekolah serta sejumlah uang tunai dari gereja.

Ketua Umum Moderamen Pdt. Agustinus P. Purba didampingi Pdt. Rehpelita Ginting, Pdt. Krismas Barus, Pdt. Sarianto Purba, Pdt. Rosmalia br Barus serta Pt. Jetra Sembiring mengatakan bahwa gereja akan terus berada ditengah masyarakat dan tetap peduli. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, harus ada diprioritaskan dan akan dicari lembaga-lembaga lain yang ikut peduli terhadap pengungsi sinabung. Saat ini gereja memprioritaskan bantuan dana yang ada untuk menutupi biaya pendidikan anak-anak sinabung.

Penutupan kunjungan tersebut Pdt. WTP Simarmata beserta semua rombongan makan siang bersama dengan pengungsi.(Humas Moderamen)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai