SUKSES……. VARIA PERAYAAN NATAL GBKP MAJELIS KLASIS KABANJAHE-TIGAPANAH TAHUN 2017

KABANJAHE, GBKP.OR.ID- Dalam rangka menyambut bulan Natal Tahun 2017 dan sesuai dengan hasil Sidang Majelis Klasis Kabanjahe-Tigapanah mengenai program perayaan Natal Tahun 2017 maka perayaan Natal Tingkat GBKP Majelis Klasis Kabanjahe-Tigapanah hanya dilaksanakan yaitu Perayaan Natal Serayan dan Pendamping, Perayaan Natal Kategorial MORIA GBKP Klasis dan Natal Kategorial MAMRE GBKP Klasis. Untuk Natal Kategorial Saitun, Permata, KAKR Tingkat Klasis pada tahun 2017 di pusatkan pada masing-masing GBKP Majelis Runggun. Hal ini diharapkan dapat mengefisensi baik dari segi dana maupun konsentrasi kegiatan  Jemaat di dalam memeriahkan Natal Tahun 2017 ini.

  1. Perayaan Natal Pelayan Khusus dan Pendamping

Bertempat di Losd Nagori Cingkes, Sabtu, 2 Desember 2017, dimulai pukul 10.30 wib, selurush Pelayan khusus dan Pendamping (Pandita, Pertua, Diaken, Emeritus dan Nora/Naras) yang berjumlah sekitar 1.600 orang merayakan Natal, Dengan Tema “NGAYUKEN PENDILONA (bdk. Jesaya 6:8)” dan sub tema “Pelayan Khusus, Nora, Naras Ipengasup Dingen Iperlengkapi Dibata Ibas Ngayuken PendiloNa”. Dengan diawali barisan prosesi yang terdiri dari unsur Litusgis, Pengkotbah yang memimpin Kebaktian, Panitia Natal. BPMK, BPMR Cingkes, Perwakilan Kategorial tingkat klasis memasuki losd Nagori Cingkes tanda diawalinya Kebaktian perayaan Natal Pelayan khusus dan pendamping ini. Dalam Perayaan Natal ini liturgis adalah Pdt. Elba Barus S.Th dan pengkotbah Pdt. Sinar Haganta Barus, S.Th. Di dalam kotbah, Pdt. Sinar Haganta Barus, S.Th menekankan mengenai konsep pelayan yang melayani bukan untuk dilayani. Seperti Jesus yang memberikan diri dan hidupnya berbuat untuk orang lain, bukan sebaliknya mengharapkan orang berbuat bagi dirinya (Pelayan-red). Hal ini tentunya mempengaruhi bagaimana seorang pelayan dan pendampingnya mampu ”Ngayuken PendiloNa”.

Pada kesempatan kebaktian perayaan Natal tersebut ditampilkan beberapa koor/vokal group diri beberapa Pendeta-Nora/Naras, Majelis Runggun yang sebelumnya telah ditunjuk pada saat Sidang Majelis Klasis. Pada acara perayaan Natal di selang-selingi dengan menari bersama, kata sambutan baik dari Panitia Natal, BPMK Kabanjahe-Tigapanah, BPMR Singkes, Mewakili Kategorial Tingkat Klasis, Majelis Runggun, Pendeta, Pertua, Diaken, Emeritus, Nora, Naras. Pada Kesempatan tersebut juga diserahkan hadiah sayembara kebersihan gedung gereja yang telah dinilai oleh BPMK.  Selesai acara tersebut seluruh peserta perayaan Natal Pelayan Khusus dan Pendamping GBKP Majelis Kabanjahe-Tigapanah tahun 2017 di jamu makan siang bersama oleh panitia Natal dan seluruh Jemaat GBKP Majelis Runggun Cingkes.

  1. Perayaan Natal Moria GBKP Se-Majelis Klasis Kabanjahe Tigapanah

Di Dukung oleh cuaca yang cerah, Ratusan Moria (kaum Ibu GBKP-red) GBKP se Majelis Klasis Kabanjahe-Tigapanah berkumpul di Losd Rumah Sibayak, Desa Suka. Moria GBKP Majelis Runggun Suka sipeduaken merupakan tuan rumah perayaan Natal Moria GBKP Majelis Klasis Kabanjahe-Tigapanah Tahun 2017. Dengan tema “Megiken Ras Ngikutken Perkataan Tuhan (Mat.2:14,21)”  dan sub tema “Moria Terpenalem Jadi Pendamping Man Perbulangen Ibas Megiken Ras Ngikutken Perkataan TUHAN Si Maba Kejuah-juahen Man Isi Jabu ras Sekelewetna”.

Dalam kotbah yang disampaikan oleh Pdt. Rosmalia Barus, S.Th mengajak dan mengingatkan kembali seluruh Moria GBKP Majelis Klasis Kabanjahe-Tigapanah kembali kepada sosok Moria yang takut kepada Tuhan. Akibat situasi diri, ekonomi, keluarga dll, bisa saja membawa Moria GBKP lupa diri, lupa keluarga bahkan lupa akan kuasa Tuhan. Moria GBKP merupakan bukan hanya pendamping, pelengkap di dalam sebuah keluarga namun salah satu unsur yang sangat berpengaruh.

Selesai cara Kebaktian Natal, dilaksanakan kata sambutan baik dari Panitia Natal, BPMR Suka2, Pengurus Kategorial tungkat klasis yang hadir dan dari BPMK Kabanjahe-Tigapanah, di selang-selingi hiburan solo, vokal group. Pada pukul 12.30 wib seluruh peserta, undangan dan panitia makan bersama. Dalam Perayaan Natal tersebut dimeriah kan dengan sayembara Koor Moria. Kegiatan Perayaan Natal moria tersebut diakhiri dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah serta di tutup dengan Doa. (Pdt.MyS/Unit IT Katipa)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai