Penyakit masyarakat semakin menjamur, Komisi HIV-AIDS dan Napza GBKP adakan diskusi bahas pencegahannya.

KABANJAHE,GBKP.OR.ID- Penyakit masyarakat dari hari ke hari semakin mengkawatirkan di tengah-tengah kehidupan masyarakat di Tanah Karo. Baik itu narokoba dan HIV-AIDS dan sebagainya. Sudah saatnya gereja bersatu menjawab keresahan masyarakat tersebut. Demikian salah paparan yang disampaikan oleh Pdt. Monalisa br Ginting Sekretaris Komisi HIV-AIDS dan Napza GBKP dalam acara diskusi pencegahan dan penanganan HIV-AIDS dan Napza di Tanah Karo, Jumat(20/07) di GBKP Rg. Tiga Baru Kabanjahe.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa saat ini penderita HIV-AIDS di Tanah Karo sudah sangat mengkawatirkan. Ditambah lagi dengan maraknya peredaran  Narkoba yang memakan jumlah korban yang tidak sedikit dan tidak “pilih-pilih” korban. Semakin banyaknya korban yang diakibatkan sosialisasi  pada tingkat pencegahan masih sangat rendah. Pengetahuan masyarakat tentang bahaya narkoba dan HIV-AIDS masih sangat kurang. Sehingga korban-korban baru terus berjatuhan.

Maka kedepannya Pdt. Monalisa berharap ada sinergisitas dari tiap lembaga yang ada di GBKP, untuk saling mendukung dan membuat program kongkrit untuk pencegahan dan penanganan korban HIV-AIDS dan Napza. “ Kedepannya kita perlu meningkatkan sinergisitas atar lembaga di GBKP, kita buat program kongkrit, agar kegelisahan di masyarakat terkait HIV-AIDS dan Napza dapat kita kurangi” harapnya.

Menanggapi hal itu Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt. Agustinus Purba mengatakan GBKP akan mengambil tindakan-tindakan konkrit terkait dengan peredaran Narkoba dan HIV-AIDS tidak hanya di Tanah Karo namun juga di semua daerah pelayanan GBKP. “ Moderamen GBKP akan membuat tindakan konkrit dari hasil keputusan bersama, menyikapi semakin maraknya peredaran narkoba dan HIV-AIDS tidak hanya di Tanah Karo, namun juga di semua daerah pelayanan GBKP” Tegasnya.

Dia juga mengatakan sudah menjadi tanggung jawab gereja untuk membangun ketahanan dan kepekaan masyarakat betapa berbahayanya Narkoba dan HIV-AIDS bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat kedepannya.

Sementara Pdt. Rehpelita Ginting mengajak semua yang hadir agar meninggalkan sejenak kegiatan-kegiatan gereja yang bersifat seremonial saja, namun sudah saat gereja bersatu padu menghadapi bahaya (Narkoba, HIV-AIDS) yang sudah di depan mata.

Kepala BNNK Karo AKBP Heppy Karo-karo yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengajak GBKP menjadi garda terdepan dalam penangulangan Narkoba terkhusus di Tanah Karo. Kedepannya dia juga berharap BNNK Karo dan Moderamen GBKP dapat terus menjalin kerjasama yang lebih lagi dari yang sudah dilakukan selama  ini.

Hadir dalam kesempatan tersebut Pdt. Sarianto Purba, Dk.Khristiani br Ginting, Pt. Jetra Sembiring, Badan Pekerja Majelis (BPMK) seputaran Tanah Karo, Kategorial, Unit dan Biro Pelayanan Moderamen GBKP serta pertua/diaken GBKP Rg. Tiga Baru Klasis Kabanjahe. (Humas Moderamen)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai