GBKP BEKERJASAMA DENGAN GEREJA SOMANG KOREA ADAKAN BAKTI SOSIAL PENGOBATAN MASSAL

KABANJAHE, GBKP.OR.ID. Moderamen GBKP bekerjasama dengan Gereja Somang Korea Selatan mengadakan Bakti Sosial pengobatan massal selama 3 hari mulai tanggal 4 – 6 Pebruari 2019 bertempat di Gedung Gereja GBKP Runggun Simpang VI Kabanjahe.

Seperti kita ketahui bersama bahwa sejak tahun 2010, Sinode GBKP terlibat langsung dalam penanganan ribuan pengungsi akibat erupsi Gunung Sinabung. Hingga saat ini, erupsi masih terus terjadi dan sangat berdampak bagi ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial seluruh masyarakat. Hingga saat ini sebagian besar masyarakat lingkar Sinabung tidak diperkenankan kembali kedesa mereka karena zona berbahaya (red zone).

Salah satu upaya yang rutin dilakukan kepada masyarakat terdampak erupsi gunung Sinabung disamping pemberdayaan ekonomi adalah pelayanan masyarakat dibidang kesehatan dan bakti sosial kepada anak-anak hingga lanjut usia melalui pengobatan massal bekerjasama dengan Gereja Somang dan Rumah Sakit Asan Korea.

Pengobatan massal ini adalah kali ke tujuh yang dilakukan dalam rangka pengobatan massal yang semula diperuntukkan hanya bagi masyarakat yang terdampak letusan Gunung Sinabung. Namun sejak letusan Sinabung sudah mereda, bakti sosial pengobatan massal ini juga mengikut sertakan masyarakat dan warga jemaat dari beberapa Klasis di wilayah pelayanan GBKP sekitar Kabanjahe, Berastagi, Medan, Dairi, Munte dan Lau Baleng serta Sinabun.

Tim dari Gereja Somang berjumlah 40 orang yang terdiri dari Dokter anak, Dokter bedah, ahli penyakit dalam, Dokter kandungan, Dokter gigi, ahli tulang, dokter umum, spesialis mata, dokter THT, perawat, tukang pangkas dan salon serta beberapa orang pemuda sebagai relawan.

Antusiasme dan animo masyarakat maupun warga jemaat GBKP serta gereja-gereja lain cukup tinggi terhadap bakti sosial pengobatan massal ini. Setiap harinya berkisar 400-500an pasien yang ditangani oleh para dokter dari Korea dan untuk pasien dengan penyakit serius yang membutuhkan penanganan lanjutan seperti operasi tumor jinak (benjolan), katarak dan penangan lanjutan lainnya direkomendasikan untuk dilakukan pada bulan April 2019 dimana team medis dari Rumah Sakit Asan Korea akan datang lagi untuk mengadakan pengobatan massal yang sama.

Kali ini tim dokter yang bekerja di Rumah Sakit Asan Korea yang menjadi anggota jemaat Gereja Somang datang melakukan bakti sosial pengobatan massal sekaligus melihat dan mengamati penyakit apa yang paling banyak diderita oleh masyarakat lingkar Sinabung serta masyarakat terdampak letusan Sinabung dan juga dari Klasis-Klasis yang mendapatkan undangan untuk pengobatan massal ini, sehingga dalam kedatangan tim medis dari Rumah Sakit Asan Korea mereka sudah dapat memprediksi jumlah dokter dan spesialisasinya yang akan didatangkan pada bulan April nanti. Berdasarkan rekomendasi tim dokter dari Gereja Somang, Tim Medis dari Rumah Sakit Asan akan melakukan tindakan pengobatan lanjutan serta mempersiapkan peralatan medis dan obat-obatan yang akan dibawa.

Seluruh anggota tim dari Gereja Somang bekerja secara sukarela dan dengan penuh kasih melayani sekitar kurang lebih 1500an pasien selama 3 hari pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan Massal tersebut, dan di hari ketiga, sebelum pelaksanaan pengobatan di Gedung Gereja GBKP Simpang VI, rombongan dari Gereja Somang menyempatkan waktu untuk mengunjungi masyarakat di daerah relokasi mandiri di Desa Nang Belawan untuk menyampaikan bantuan berupa sembako dan set perlengkapan olahraga Badminton.

Pengobatan massal tersebut berjalan dengan baik berkat bantuan Panitia pelaksana yang terdiri dari Tim Yakes GBKP, Tim KPB (Komisi Penanggulangan Bencana) GBKP, Bidang Diakonia GBKP serta relawan-relawan yang membantu sebagai penterjemah, seksi tempat, transportasi dan konsumsi. Tidak ketinggalan peran serta dan andil BP Runggun, Pendeta serta jemaat GBKP Runggun Simpang VI Kabanjahe yang menjadi tuan rumah yang mengijinkan Gedung Gereja menjadi tempat pelaksanaan Bakti Sosial Pengobatan Massal tersebut.

Sebagaimana dikatakan oleh Tim dari Korea, bahwa mereka menyukai Gereja GBKP Runggun Simpang VI Kabanjahe sebagai tempat pelaksanaan pengobatan massal karena letaknya yang strategis, sehingga mereka menyebut gedung Gereja GBKP Runggun Simpang VI Kabanjahe sebagai Gereja Missi. Sejalan dengan Thema Pelayanan GBKP tahun 2019 “Meningkatkan jiwa kewirausahaan (enterprenership) warga GBKP dalam bidang ekonomi, serta kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan”, diharapkan kerjasama GBKP dengan Gereja Somang maupun Rumah Sakit Asan Korea dapat menjadi motivasi bagi warga jemaat GBKP dalam meningkatkan kepeduliannya terhadap kesehatan diri dan lingkungannya.

Ketua Umum Moderamen GBKP dalam sambutannya pada acara pembukaan pengobatan massal tersebut menyampaikan ucapan terima kasih yang dalam atas keberlanjutan kerjasama GBKP dengan Gereja Somang yang menjadi bukti bahwa Gereja satu adanya (Gereja yang Esa) dalam menyampaikan cinta kasih Kristus kepada orang-orang yang membutuhkan. (HB/Humas Moderamen)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai