Klasis Lau Baleng Canangkan Tema Tahun Program GBKP 2020 dan Gelar KKI

(LAU BALENG-GBKP.OR.ID)- Klasis Lau Baleng  Canangkan program Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Tahun 2020 dirangkai dengan kegiatan Kebaktian Kebangunan Iman (KKI)  di Jambur Bukit Kadir Mardingding, Sabtu (25/1-2020).

Ketua Bidang Diakonia Moderamen GBKP, Pdt Rosmalia Br Barus STh dalam khotbahnya mengingatkan bahwa tema tahun program GBKP adalah untuk meningkatkan kemampuan warga GBKP dalam pengelolaan informasi dan keterampilan dalam penggunaan teknologi informasi. Gereja harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk menyampaikan berita sukacita tentang karya penyelamatan Allah.
“Tapi harus diingat, kemajuan industri teknologi informasi harus kita pergunakan untuk kemuliaan Allah. Status di facebook, instagram, twiter dan lainnya, harus menunjukkan jati diri kekristenan kita,” ungkapnya.

 Pdt Rosmalia juga mengajak warga GBKP untuk bersedia menjadi relawan Gerakan Karo Berubah (Gerah). Dikatakan, kondisi Tanah Karo saat ini sudah sangat memprihatinkan, permainan judi dan peredaran narkoba tidak terberantas lagi, belum lagi kasus HIV-AIDS.

Acara pencanangan i ditandai dengan pemukulan gong oleh Ketua Klasis Lau Baleng Pdt Jeriyonanta Sitepu STh didamping Wakil Ketua Pdt Junita Br Surbakti STh, Sekretaris Pdt Roy Firdaus Purba STh dan Bendahara Pt Theopilus Sinulaki. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan vandel kepada seluruh Badan Pekerja Majelis Runggun (BPMR) dan Pengurus Kategorial yang diserahkan oleh BPMK Lau Baleng, Pdt Rosmalia Br Barus, Pt Jetra Sembiring selaku Wakil Sekretaris Umum Moderamen.

Sementara untuk Kebaktian Kebangunan Iman (KKI) Akbar yang dipimpin Pdt Alfenius Surbakti STh berlangsung hikmad. Ketua Bidang Marturia GBKP, Pdt Kongsi Kaban STh tampil sebagai pengkhotbah mengambil tema,”Dibebaskan dan Dikuatkan bersama Yesus” (Matius 6:13).

Wakil Bupati Karo Cory Sriwati br Sebayang dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat kepada kaum perempuan, karena menurutnya kehadiran perempuan hampir 80 % pada acara tersebut. Namun yang terpenting kata Cory Sebayang, semua kita harus ikut membangun Tanah Karo dengan menyekolahkan anak, menjaga kesehatan serta membangun spiritualitas keluarga. (##)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai