KOMISI PELAYANAN HIV-AIDS DAN NAPZA GBKP

  1. SEJARAH BERDIRINYA

Kepedulian GBKP terhadap masalah HIV-AIDS sudah ada sejak lama. Dulu kegiatan yang dilakukan dalam rangka kepedulian terhadap masalah HIV-AIDS dilaksanakan oleh masing-masing Departemen MORIA (Kaum Ibu), PERMATA (Pemuda), KAKR (Anak dan Remaja). Namun, setelah melalui koordinasi bersama, maka kegiatan ini disatukan supaya pelaksanaannya lebih maksimal, dan akhirnya dibentuklah Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP. Komisi ini banyak melakukan kegiatan antara lain sosialisasi dan pelatihan, tapi oleh karena berbagai kendala akhirnya kegiatan Komisi ini sempat terhenti. Atas komitmen dan kepedulian yang tinggi, akhirnya Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP diaktifkan kembali pada tahun 2006 dan bekerja secara aktif sampai sekarang.

  • Stuktur

Pembina           : Moderamen GBKP

Pengurus:

Ketua               : Tuah Bastari Barus

Sekretaris         : Pdt. Monalisa Ginting, S. Si. Teol.

Bendahara       : Janfri Ginting, SE

Anggota           : 1. dr. Eminniate Singarimbun

                          2. Jon Sarep Tarigan, SKM

                          3. Ir. Haslinda Sinulingga

                          4. drg. Nuah Barus

  • VISI DAN MISI

Visi      : Menjadi kawan sekerja Allah untuk menyatakan rakhmat Allah kepada dunia.

Misi     : 1. Menumbuhkembangkan spiritualitas jemaat berbasis Alkitab

              2. Menegakkan keadilan perdamaian dan keutuhan ciptaan Allah

  3. Memperkuat semangat gotong royong antar sesame jemaat dan masyarakat

      Menggali dan menumbuhkembangkan potensi jemaat untuk bersekutu dan bersinerji.

4. KEGIATAN

A. PENCEGAHAN

  1. Sosialisasi kepada Masyarakat

Sosialisasi kepada jemaat dilakukan secara rutin untuk memberikan edukasi dan pemahaman yang baik dan benar kepada masyarakat. Sosialisasi ini dilakukan baik dilingkungan jemaat GBKP dan juga di lingkungan masyarakat umum dengan bekerja sama dengan pihak-pihak pemerintah maupun swasta.

2.Sosialisasi ke RUTAN

Sosialisasi ke Rutan juga silakukan secara rutin. Rutan yang telah dikunjungi secara rutin adalah rutan Kabanjahe. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan kepada penghuni Rutan.

3. Sosialisasi ke Sekolah

Sosialisasi ke sekolah dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan HIV-AIDS dan NARKOBA pada remaja dan pemuda. Sesuai dengan tantangan yang ada pada lingkungan remaja dan pemuda yang menjadi sasaran empuk penularan HIV-AIDS dan penyalahgunaan NARKOBA maka kegiatan sosialisasi ini harus dilakukan dengan berkesinambungan.

4.Pelatihan Pendidik Sebaya

Remaja dan pemuda adalah kelompok usia yang membutuhkan upaya edukasi yang kreatif dan inovatif. Selain itu, remaja dan pemuda akan lebih aktif jika mereka berperan sebagai subjek pelaku pendidikan tersebut. Oleh karena itu, Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP melakukan pelatihan Pendidik Sebaya yang bertujuan untuk memfasilitasi remaja dan pemuda yang berperan sebagai pendidik bagi teman sebayanya.

5.Pelatihan tenaga relawan anti NARKOBA dan HIV-AIDS

Masyarakat umum harus dilibatkan sebagai penyebar informasi yang baik dan benar tentang HIV-AIDS dan NARKOBA. Oleh karena itu, Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA melakukan pelatihan kepada masyarakat sebagai relawan yang akan membertikan informasi kepada masyarakat umum dan memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan akses layanan yang tepat.


B.PENDAMPINGAN

  1. Manager Kasus

Pelayanan Manager Kasus dilakukan sebagai upaya memaksimalkan pelayanan yang diberkan kepada ODHA. Manager kasus juga melakukan pendampingan melakui kegiatan konseling kepada ODHA, Kunjungan bangsal, memfasilitasi akses layanan, kunjungan ke rumah ODHA (home visit), penguatan dukungan kepada ODHA dan OHIDA.

2. Edukasi Kelompok ODHA

Pembinaan kepada ODHA secara berkelompok juga dilakukan setiap bulan. Pembinaan ini dilakukan dengan mengundang narasumber yang akan membahas tentang topic yang berkaitan dengan masalah HIV-AIDS. Kegiatan ini dilakukan sebulan sekali.

3. Rekreasi bersama ODHA dan OHIDA

Rekreasi adalah salah satu kegiatan yang sangat mendukung peningkatan kesehatan para ODHA. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan setahun sekali sebagai upaya dukungan terhadap peningkatan kedehatan ODHA.

4. Rumah singgah HIV-AIDS

Rumah singgah HIV-AIDS adalah pelayanan yang dilakukan GBKP untuk membantu ODHA dengan 3 syarat yaitu (1). ODHA yang sedang terapi ARV, (2). ODHA yang dalam kondisi lemah dan juga berasal dari ekonomi lemah, (3). ODHA yang ditolak oleh keluarga dan masyarakat. Rumah singgah memfasilitasi layanan seperti tempat tinggal sementara dan pemenuhan nutrisi yang baik. Lamanya seorang ODHA dapat tinggal di rumah singgah adalah tiga bulan. Setelah menjalani pelayanan di rumah singgah, para ODHA diharapkan dapat hidup mandiri dan sehat.

C. PEMBERDAYAAN

1.Pelatihan Merawat ODHA “Buddies”

Banyaknya ODHA yang membutuhkan perawatan yang intensive mengakibatkan tingginya kebutuhan akan tenaga perawat yang khusus. Bnayak ODHA yang harus dirawat dalam waktu yang cukup lama, sedangkan keluarga tidak dapat selalu mendampingi karena pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan. Oleh karena itu, peran Buddies sangat dibutuhkan. Berdasarkan hal tersebut, maka Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP melakukan pelatihan kepda ODHA yang bersedia bekerja sebagai tenaga untuk merawat ODHA (Buddies).

2.Pelatihan keterampilan

Berkerja sama dengan pihak pemerintah dan swasta, Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP melakukan pelatihan keterampilan kepada ODHA sebagai upaya untuk kemandirian ODHA. Melalui pelatihan keterampilan ini diharapkan ODHA dapat kembali berkerja dan memiliki penghasilan sendiri untuk menyongsong masa depan yang lebih baik.

5. Alamat sekretariat

  1. Kantor Komisi Pelayanan HIV-AIDS dan NAPZA GBKP

Samping Kantor Klasis Kabanjahe-Tigapanah

Jalan Mariam Ginting No. 05  kel. Gung Leto kec. Kabanjahe Kab. Karo 22211

2.Rumah Singgah HIV-AIDS GBKP

Perumahan SB

Jalan Bungalau Dalam No. 36

Belakang Mesjid Adam Malik-Medan

3. Rumah Damping Pasca Rehabilitasi NARKOBA

Komplek Kantor Kalsis Berastagi

Jalan Udara-Berastagi kec. Berastagi Kab. Karo 22156

Komentar

Mungkin Anda Menyukai