Moderamen GBKP Tahbiskan 20 Orang Pendeta di GBKP Runggun Simpang Selayang

SK PENEMPATAN KE KOTA, KE DESA, TUHAN PELIHARA

MEDAN GBKP.OR.ID- Minggu, 7 November 2021 kegembiraan terpancar dari raut muka 20 calon Pendeta beserta keluarga yang mendampingi di GBKP Majelis runggun Simpang Selayang Klasis Medan Namorambe. Hari yang telah ditunggu sampailah sudah dalam hidup pelayanan mereka, setelah 2 tahun melayani dengan pendampingan mentor masing-masing. Sebelum pentahbisan para calon Pendeta diperlengkapi dengan CPE dan pembekalan dari Moderamen GBKP agar masing-masing mereka mengenal diri sendiri, juga meneguhkan kesiapan melayani selaku Pendeta di GBKP. Pentahbisan 20 Pendeta GBKP dilakukan dengan protokol kesehatan dan pembatasan undangan yang bisa hadir di Gedung Gereja dan Gedung serba Guna.

Proses acara diawali dengan melakukan konvoy calon Pendeta yang ditahbiskan naik becak motor keliling kota Medan. Dilanjutken kebaktian yang dilayani liturgis Pdt. Ebeneser Depari dan Ketua Moderamen GBKP Pdt. Krismas I. Barus, MTh LM selaku pengkhotbah. Dalam khotbahnya (Roma 14:13-23) Pendeta mencatatkan refleksi perjalanan keliling Medan dengan naik becak menunjukkan keberagaman masyarakat dan tingkat sosial, ekonomi jemaat yang dilayani di GBKP. Begitulah para Pendeta dipanggil untuk membawa kesehatan serta damai sejahtera kepada banyak orang, bukan menjadi batu sandungan. Tuhan mengetahui dan mengenali semua kekurangan kita, tapi Ia tidak melukai dalam kekurangan kita, tetapi memperlengkapi agar membawa kesembuhan. Ketua umum  Moderamen GBKP mengingatkan adanya karakter baru antar generasi di tengah pelayanan Pendeta GBKP. Hal ini bukan untuk saling menyalahkan  tapi mewarnai bentuk kepelayanan yang kreatif dan inovatif.

Pdt. Sevriani br Tarigan dalam khotbah sulung berdasarkan I Sam. 16:7 dengan thema “Melihat hati”, bukan makan hati yang  membunuh diri sendir. Mengisahkan pemilihan Tuhan yang sering sekali tidak sesuai dengan pengertian manusia. Daud tidak diperhitungkan sebab dia diingat di saat terakhir. Manusia lupa, tapi Tuhan mengingatnya. Demikian setiap Pendeta yang dipilih dan ditahbiskan diperlengkapi dan diubah dari seorang yang merasa pintar, menjadi seorang yang pintar merasa. Pribadi yang lebih baik, penuh pengertian dalam melayani umat. Dalam ketidaklayakan manusia, Tuhan perduli hati yang tulus, murni, menjadi hamba yang patuh. Pendeta ini juga menegaskan mengenai kesiapen semua calon Pendeta yang telah ditahbiskan untuk menerima  SK. SK ke desa, ke kota Tuhan tetap pelihara. Begitu tulus dan mulia  keyakinan dan kesiapan semua Pendeta yang baru ditahbiskan.

Dalam menyambut kedatangan tamu undangan Wali kota Medan Bobby Nasution, Ketua Moderamen GBKP menyatakan sukacita dan kegembiraan semua warga GBKP.  Beliau juga menyampaikan ucapan terimakasih dalam kedekatan dan dukungan Walikota Medan kepada orang Karo yang terkenal selaku pekerja keras, nasionalis, dan mengingatkan agar semangat ini tetap dikuatkan pada hari yang akan datang.

Walikota Medan menyatakan kegembiraannya dan menyampaikan banyak selamat kepada 20 orang Pendeta yang baru ditahbiskan, yang tentunya akan membawa kebaikan  ke tengah masyarakat. Beliau juga mengingatkan agar nantinya dalam perayaan Natal dan tahun baru tetaplah protokol kesehatan dipatuhi. Yang tergolong kelompok rentan bersedia divaksin, dan menghindari kerumunan dalam mengunjungi liburan terlebih guna mencegah naiknya  penyebaran virus covid-19. Melihat jalan ke Gedung Serba Guna GBKP Runggun Simpang Selayang rusak dan becek, beliau mengingatkan semua SKPD yang hadir mendampingi untuk memasukkan anggarennya ke APBD secepatnya.

Gubernur Sumatera Utara secara virtual juga menyampaikan banyak selamat kepada Pendeta yang ditahbiskan.

Kata sambutan dengan ucapan selamat disampaikan perwakilan Mentor, Panitia, Majelis Runggun, Orang tua, Klasis, Kategorial, Konpen Pendeta GBKP. Pdt. Imanuel K.Ginting, STh yang mewakili unit se-GBKP menyampaikan banyak selamat kepada Pendeta yang ditahbiskan dengan mengingatkan bahwa semua Pendeta adalah ujung tombak humas GBKP.  Juga melihat situasi saat ini agar Pendeta bisa teliti dan cermat memakaikan media sosial, agar bukan menjadi media saling menyalahkan dan menyudutkan, tapi media yang mempemuliakan nama Tuhan.

Penutup acara dilakokan dengan penyerahan SK penempatan kepada masing-masing Pendeta yang diserahkan oleh Sekum GBKP Pdt. Yunus Bangun, MTh, juga penyerahan  bingkisan dari Panitia Pentahbisan. Banyak selamat kepada Pendeta GBKP yang ditahbiskan, begitu pun banyak terimakasih kepada Panitia Pentahbisan, Majelis  Runggun Simpang Selayang selaku tuan rumah dan BPMK Medan Namorambe.

Nama-nama calon Pendeta yang ditahbiskan adalah : Cl. Pdt. Sabarina, S.Th, Cl. Pdt. Ira Septania, S.Th, Cl. Pdt. Ester Putri br Hutasoit, S.Th, Cl. Pdt. Budi Astra Tarigan, S.Th, Cl. Pdt. Mayesti Latersia Sinuhaji, S.Th, Cl. Pdt. Nidya Kinanti Ginting, S. Th, Cl. Pdt. Desy Erfininta br Sembiring, S.Th, Cl. Pdt. Aprilliawati br Sembiring, S.Th, Cl. Pdt. Desna Sonia br Sembiring, S.Th, Cl. Pdt. Sari Inti br Surbakti, S.Th, Cl. Pdt. Novita Sevriani, S.Th, Cl. Pdt. Selpida br Sitepu, S.Th, Cl. Pdt. Albert Einstein Ginting, S.Th, Cl. Pdt. Anova Talenta br Milala, S.Th, Cl. Pdt. Denni Agustaria Hulu, S.Th. Cl. Pdt. Hanna Pertiwi br Ginting, S.Th, Cl. Pdt. Rocky Meliala, S.Th, Cl. Pdt. Riauland Arisdantha Sembiring, S.Si (Teol), Cl. Pdt. Winda Apriantri br Sitepu, S.Th, Cl. Pdt. Sentari br Tarigan, S.Th. (Sekretariat/Humas dan IT Moderamen GBKP)

Komentar

Mungkin Anda Menyukai