Kabanjahe, 18 September 2023
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi beberapa waktu lalu menyatakan bahwa Indonesia berada dalam situasi darurat judi dengan kerugian mencapai Rp. 80 Triliun. Dan di sisi lain peredaran narkoba yang sangat masiv bahkan melibatkan oknum-oknum aparat juga menjadi masalah sosial yang berat saat ini. Melihat juga situasi lokal di Tanah Karo yang marak perjudian dan peredaran narkoba, maka tokoh-tokoh lintas agama di Tanah Karo menyatakan sikap keprihatinan yang mendalam kepada pihak Forkopimda Tanah Karo.
Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt.Krismas Imanta Barus dalam pertemuan itu menyampaikan, “Kedatangan para tokoh lintas agama adalah untuk menyampaikan keresahan masyarat terkait maraknya penyakit sosial masyarakat khususnya judi dan narkoba. Kami datang sebagai perpanjangan tangan masyarakat dari berbagai lintas agama, yang sudah resah melihat banyaknya lokasi-lokasi perjudian dan peredaran narkoba di Tanah Karo.”
Lebih lanjut dikatakan, “Tokoh lintas agama mendorong dan mendukung Pemkab Karo dalam setiap kebijakannya untuk memberantas penyakit sosial masyarakat. Sudah diputuskan dan jadi komitmen bersama bahwa kami warga lintas agama mendukung dan mendorong Pemkab dan instansi terkait memberantas penyakit sosial ini," sebutnya.
Bupati Karo, Corry Sebayang menyambut baik apa yang disampaikan oleh tokoh agama yang datang pada saat itu. “Saya mengapresiasi apa yang bapak, ibu sampaikan saat ini, mudah-mudahan pertemuan lanjutan dapat kita laksanakan paling lambat awal Oktober ini,” katanya.
Dia juga akan menginstruksikan kepada camat dan kepala desa agar menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut. Khusus kepada kepala desa dimintanya mengeluarkan Perdes yang melarang segala bentuk penyakit masyarakat di desanya masing-masing. Sikap dan pernyataan ini tentu diharapkan akan menjadi penegasan bagi aparat terkait dan pemerintahan di tingkat kecamatan sampai Kepala Desa bahkan Kepala Lingkungan untuk menjadi perhatian dan tindakan bersama di garis depan dalam memberantas maraknya perjudian dan peredaran narkoba di tengah Masyarakat. Di mana dampak sosial dari kedua situasi ini sangat menghancurkan tatanan moral, keluarga, sosial dan budaya, generasi penerus bangsa, terutama juga ekonomi.
Sementara itu dalam audiensi di Kodim 0205/TK yang diterima oleh Komandan Kodim Letkol Inf Ahmad Afriyan Rangkuti beserta beberapa jajarannya menyampaikan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh tokoh lintas agama di Karo. “Kami menyatakan mendukung sepenuhnya segala upaya dalam pengentasan penyakit masyarakat di Tanah Karo. Kami dari TNI menyambut baik dan mendukung penuh setiap kebijakan demi menyelamatkan generasi muda kita,” ungkapnya. “Intinya harus ada kerja sama dan berkolaborasi. Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dan dukungan dari pihak-pihak terkait dan Masyarakat,”katanya.
Dandim berterimakasih kepada Moderamen dan lembaga agama yang terus memberikan suport, semangat dan motivasi yang mendukung kinerja Kodim 0205/TK yang memberikan energi positif. Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan kategorial, BPMK, Ketua BKAG Tanah Karo, perwakilan MUI Tanah Karo, tokoh Katolik, GBI, perwakilan BNKP, PGID Karo dan lainnya.
(Tim Biro Humas dan IT Moderamen GBKP)