BMKG Peringatkan Masyarakat Waspada
Menyikapi situasi dan kondisi di beberapa daerah di Sumbagut seperti di Sumatera Utara antara lain Tapanui Tengah, Sibolga, Medan, Deliserdang dan lainnya Moderamen GBKP memutuskan membuka Donasi Tanggul Bencana kepada seluruh warga GBKP. Donasi Tanggul Bencana ini sebagai upaya mendukung warga yang membutuhkan logistik baik di lokasi bencana,
daerah terisolir akibat material longsor dan logistik di posko penyintas, tentu juga untuk mendukung fase pemulihan pasca bencana. Rekening Donasi Tanggul Bencana yang digunakan adalah Rekening Mandiri: 105-00-0590826-8 atas nama Moderamen GBKP. Untuk bantuan berupa Logistik/Sembako bisa diantar ke Posko Diakonia GBKP, Sekretariat KPB GBKP Jalan Meriam Ginting No.5, Simpang VI Kabanjahe atau berkoordinasi dengan tim KPB. Bukti transfer Donasi Tanggul Bencana, diharapkan dapat dikirimkan kepada : Komisi
Penanggulangan Bencana GBKP:
1. Pdt. Benny A. Kaban, S. Th., MA, MMB. (085270320888)
2. Wahyudi M. Tarigan (081396266626)
3. Dk. Heppy R. Br. Surbakti (081361943115) dan diteruskan kepada KaBid Diakonia MODERAMEN GBKP Pdt. Seth Peranginangin, M. Th. (081397340320).
Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt Krismas Barus didampingi Kabid Diakonia Pdt Seth Peranginangin mengajak semua jemaat untuk turut berpartisipasi dengan mengambil bagian sebagai bentuk kepedulian dan empati bagi masyarakat yang terdampak bencana alam. "Mari kita saling mendukung saudara-saudara kita untuk melalui masa – masa sulit yang dihadapi saudara kita. 'Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. (Gal. 6:2)' ," ajak Pdt Seth.
Moderamen juga mengajak jemaat untuk tetap siaga, karena berdasarkan informasi dari BMKG cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung hingga Desember 2025.
INFO BMKG
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan waspada cuaca ekstrem untuk wilayah Provinsi Sumut periode 26 November hingga 2 Desember 2025. Peringatan ini disampaikan setelah terbentuknya Siklon Tropis Senyar, yang sebelumnya merupakan Bibit Siklon Tropis 95B, berkembang sejak 21 November 2025 di perairan timur Aceh, Selat Malaka. Kepala BMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho mengatakan, berdasarkan data pengamatan curah hujan dari UPT BMKG di Sumut, intensitas hujan berada pada kategori lebat hingga ekstrem dengan durasi yang panjang. Siklon Tropis Senyar menyebabkan peningkatan intensitas hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi di wilayah Sumut. Kelembapan udara yang sangat tinggi membuat atmosfer semakin basah sehingga mendukung terbentuknya hujan lebat hingga sangat lebat.
Sejumlah daerah yang berpotensi terdampak hujan lebat dan sangat lebat meliputi Langkat, Medan, Binjai, Deliserdang, Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Padanglawas, Padanglawas Utara, Simalungun, Samosir, Serdang Bedagai, Tebingtinggi, Humbang Hasundutan, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Gunungsitoli, dan Toba.
Dengan kondisi tersebut, BBMKG Wilayah I mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir, banjir bandang, longsor di wilayah perbukitan dan lereng curam, angin kencang yang berpotensi menumbangkan pohon, serta gelombang tinggi di perairan barat Sumut.(Rinwi)