Bahasa Indonesia

Pastoral Konseling GBKP dalam Pendampingan Pastoral Pasca Bencana Alam Sibolga

Pdt. Marta Jadiate Br Ginting, S.Th, M.Psi | 17-12-2025

Banyak luka, duka, trauma, tangisan, kehilangan dan penderitaan yang dialami setiap orang ketika mengalami bencana; mereka memerlukan orang-orang yang bisa mendampingi mereka utk melewati dan menemukan kembali makna dan arti kehidupan. "Disaat aku menderita; aku butuh sahabat yang bisa membantu dan memelukku" (bdk Mat. 25:35-46). Melihat dan mengingat hal itu, unit pastoral konseling GBKP (Pdt Tugas Khusus pastoral konseling); KPB dan DiaKaro hadir, berada serta melakukan pendampingan utk jemaat Sibolga yang terdampak. Kegiatan pendampingan di lakukan selama tiga hari dua malam (8-10 Desember 2025). Adapun bentuk dukungan dan kegiatan yang dilakukan adalah:

1. Pendampingan Psikososial (psikologis meliputi kondisi mental dan emosi; serta sosial meliputi interaksi dengan keluarga, lingkungan dan teman).

2. Pemulihan trauma 

3. Penyerahan diri kepada Tuhan dalam nyanyian dan doa.

Tujuan penanganan pastoral :

1. Memulihken semangat, metal dan emosi dari kondisi yang terpuruk.

2. Membantu para jemaat memproses pengalaman traumatis, kecemasaan dan kehilangan.

Melalui pendampingan pastoral konseling yang dilayankan kepada jemaat Sibolga yang terdampak, maka penderitaan serta trauma perlahan-lahan bisa dilewati (Pdt. Marta Jadiate Br Ginting, S.Th, M.Psi - Pendeta Tugas Khusus Unit Pastoral Konseling).