Kegiatan

Detail Kegiatan

Ratusan Jemaat Hadiri Healing or Revival, Hingga Tengah Malam Tetap Antusias Memuji Tuhan
Kamis, 05 Februari 2026

Ratusan Jemaat Hadiri Healing or Revival, Hingga Tengah Malam Tetap Antusias Memuji Tuhan

Ratusan jemaat dari berbagai daerah menghadiri dan memeriahkan acara Healing or Revival yang diselenggarakan Retreat Center GBKP, Sabtu (31/1/2026), di Jambur RC, Sukamakmur. Hingga menjelang tengah malam, jemaat tetap antusias mengikuti rangkaian ibadah dan puji-pujian. Ketidakhadiran artis Mongol Stres, yang sebelumnya dijadwalkan tampil selama 30 menit, sama sekali tidak mengurangi semangat para hadirin. Suasana hidup melalui lagu-lagu pujian yang dibawakan Keisha Sembiring, Female Unit PIMG Kabanjahe, Female Unit PIMG Medan, Mamre Ketaren, artis asal Jakarta Eldhy Victor, Gordon T. Five, Paduan Suara Shalom KAKR Pasar II Padang Bulan Medan, Mey Permata serta Elma Tarigan. Penampilan para pelayan pujian tersebut berhasil mengajak jemaat bersukacita dan memuliakan Tuhan bersama-sama.
Sejak open gate, panitia juga membuka pelayanan konseling pastoral bagi jemaat yang membutuhkan. Pelayanan ini dilayani  antara lain oleh Pdt. Marta Jadiate Br Ginting, S. Th, M. Psi., Pdt. Insan Sinurat, M. Th dan Pdt. Khasna Barus, M. Div.
Ibadah meditasi dipimpin Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt. Krismas Imanta Barus, M. Th., LM., dengan renungan yang diambil dari Ratapan 3:18–25. Dalam khotbahnya, Pdt. Krismas mengajak jemaat untuk membangun kembali komunikasi yang aktif dan sehat dalam keluarga. Ia menyoroti perkembangan teknologi yang kian pesat, yang tanpa disadari dapat menjauhkan relasi dengan keluarga. Tubuh berada dalam satu ruang, namun komunikasi dan interaksi tidak terjalin karena masing-masing sibuk dengan telepon genggam atau perangkat lainnya. Menurutnya, perkembangan teknologi yang tidak disikapi secara bijaksana berpotensi merusak hubungan keluarga, bahkan hubungan dengan Tuhan. Karena itu, jemaat diajak untuk memperbarui relasi dalam keluarga, seraya meyakini bahwa kasih Tuhan tetap menyertai dan selalu baru setiap hari. Pdt. Krismas juga mengingatkan pentingnya berpikir dan memandang segala sesuatu secara positif agar orang-orang di sekitar turut merasakan kasih dan energi yang membangun. Dalam ibadah tersebut, jemaat diajak untuk mengampuni orang-orang yang meninggalkan luka di hati. Jemaat diberi kesempatan untuk berdoa dan menyerahkan beban hidup yang menghimpit, didampingi para pelayan Tuhan. Hingga rangkaian acara berakhir sekitar pukul 23.00 WIB, jemaat tetap setia mengikuti ibadah dengan penuh khidmat dan sukacita (Varny).

Kegiatan Lainnya