
Kebaktian
Kebangunan Iman (KKI) dalam rangka napak tilas "memperingati 136 tahun
sampainya Injil kepada orang Karo" dengan tema "Encidahken Geluh
Selaku Keluarga Dibata alu tutus ras ertanggung jawab (1 Timotius 3:14-16), digelar Jumat (10/4/2026) di Auditorium
Universitas HKBP Nomensen, Pematangsiantar.
Ratusan
jemaat dengan sukacita memuji dan menyembah Tuhan yang dipandu Pdt. Alpensius
Surbakti. Dia mengajak jemaat untuk selalu berserah kepada Tuhan dalam suka dan
dukacita. Semua yang terjadi atas seizin Tuhan. Dalam menjalani kehidupan dalam
segala situasi tetap berserah kepada Tuhan.
Khotbah
disampaikan oleh Kabid Koinonia Moderamen GBKP, Pdt Liza Selvina Tarigan. Dalam
penyampaiannya, ia menekankan agar setiap anak Tuhan tidak hidup dalam keraguan
akan keselamatan. “Jangan ragu sebagai anak Tuhan. Bahkan dalam menghadapi
kematian, jangan ragu untuk masuk surga. Keraguan sering muncul karena merasa
tidak layak,” ujarnya.
Ia juga
mengingatkan jemaat untuk menjaga kehidupan dalam keluarga dan relasi
sehari-hari. Menurutnya, pertengkaran hanya akan merusak keharmonisan dan
mencerminkan kehidupan yang tidak damai. “Kalau bertengkar, wajah pasti menjadi
tidak baik. Karena itu, hiduplah dalam damai,” katanya. Lebih lanjut, ia
menegaskan bahwa Allah adalah sumber kehidupan, dan keluarga Allah merupakan
tiang penopang yang menghadirkan damai sejahtera. “Di mana ada keluarga Allah,
di situ ada damai. Kehadirannya selalu dinantikan,” ungkapnya.
KKI ini
menjadi momentum bagi jemaat untuk memperkuat iman, mempererat kebersamaan,
serta menghayati makna keluarga sebagai bagian dari persekutuan dengan Tuhan.