Bank Mandiri menyerahkan bantuan dana Corporate Social
Responsibility (CSR) untuk mendukung pembangunan Gereja Batak Karo Protestan
(GBKP) Runggun Gung Pinto Klasis Kabanjahe dan GBKP Runggun Bukit Makmur Klasis
Lau Baleng. Penyerahan berlangsung di Kantor Moderamen GBKP, Kabanjahe, Kamis,
9 April 2026 dan dihadiri jajaran pimpinan Bank Mandiri serta Moderamen GBKP. Dari
pihak Bank Mandiri, hadir Arius Wiratama selaku Area Head Medan Imam Bonjol,
Febrina Sari Nasution (Area Transaction Funding Manager Medan Imam Bonjol),
Yuwanti Melissa Br Ginting (Branch Manager Cabang Kabanjahe), Radius Pakpahan
(Micro Banking Cluster Manager Karo), Apid Sumarwan (Officer Government Program
Region 1 Sumatera 1), Agustina Pardosi
(Service Quality Officer Area Medan Imam Bonjol) dan Aditya Sinulingga yang
memimpin acara penyerahan dana CSR tersebut.
Sementara dari Moderamen GBKP, turut hadir Pdt. Krismas
Imanta Barus, M.Th., LM (Ketua Umum), Pdt. Yunus Bangun, M.Th. (Sekretaris
Umum), Pdt. Liza Selvina Br Tarigan, S.Th., MM., M.Min (Kabid Koinonia), Pdt.
Seth Perangin-angin, M.Th. (Kabid Diakonia), Pt. Enriko Fenry Tarigan, S.Si.,
MM (Wakil Sekretaris Umum), dan Pt. Agustinus V. Ginting, SE (Bendahara Umum).
Acara diawali dengan doa pembuka yang dipimpin oleh Pdt.
Yunus Bangun. Dalam sambutannya, Ketua Umum Moderamen GBKP Pdt. Krismas Imanta
Barus menegaskan bahwa GBKP merupakan gereja yang hadir dan bertumbuh di tengah
masyarakat Karo. Ia menjelaskan bahwa sejak awal berdirinya di Desa Buluh Awar,
yang dahulu merupakan jalur perlintasan pedagang garam dari pesisir pantai, GBKP
terus berkomitmen menjalankan pelayanan yang menyentuh seluruh aspek kehidupan
masyarakat. “Pelayanan GBKP bertumpu pada empat pilar, yakni membentuk manusia
yang berakal budi, berpengetahuan (berpendidikan), sehat, dan sejahtera secara
ekonomi. Oleh karena itu, di dalam pelayanannya GBKP juga terlibat dalam
pembangunan sekolah, fasilitas kesehatan, serta pengembangan ekonomi
kerakyatan,” ujarnya. Pdt. Krismas mengatakan bahwa pembangunan gereja di GBKP
Rg. Gung Pinto dan GBKP Rg. Bukit Makmur merupakan bagian dari pelayanan kepada
masyarakat luas. Gung Pinto dikenal sebagai salah satu tempat aktivitas sosial
masyarakat, sementara Bukit Makmur merupakan daerah terpencil dengan potensi
pertanian yang baik, namun masih memiliki keterbatasan akses. “GBKP terbuka
untuk berbagai program yang mendukung kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Arius Wiratama dalam sambutannya menyampaikan
bahwa Bank Mandiri bersyukur dapat ambil bagian dalam mendukung pelayanan GBKP.
“Bank Mandiri bersyukur diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam
pelayanan gereja dan masyarakat. Selain itu, Bank Mandiri juga menghadirkan
layanan digital yang dapat mendukung kemudahan jemaat dalam memberikan
persembahan saat kebaktian,” katanya. Bank Mandiri berharap dukungan ini tidak
hanya membantu pembangunan fisik gereja, tetapi juga memberikan nilai tambah
bagi pelayanan dan aktivitas sosial masyarakat di wilayah tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Bank Mandiri secara simbolis
menyerahkan bantuan CSR kepada Moderamen GBKP sebesar Rp.198.002.000 untuk
pembangunan GBKP Rg. Gung Pinto Klasis Kabanjahe dan Rp.198.152.000 untuk
pembangunan GBKP Rg Bukit Makmur Klasis Lau Baleng.
Moderamen GBKP menyambut penyerahan bantuan tersebut dengan
penuh rasa syukur. Sebagai bentuk apresiasi dan tanda kemitraan, pihak GBKP
juga menyerahkan cenderamata kepada Bank Mandiri, berupa beka buluh dan uis
nipes yang dijadikan sebagai syal. Acara ditutup dengan harapan agar kerja sama
antara GBKP dan Bank Mandiri terus terjalin dalam mendukung pelayanan gereja
serta peningkatan kesejahteraan masyarakat (Pdt. Bertha Wandasari Sinukaban, M.
Th – Unit Humas IT & WGM).