Pengurus unit diakonia Moderamen GBKP mengikuti "Pembinaan Panggilan
dan Mentalitas Menjadi Pengurus di Yayasan/ Badan Diakonia GBKP dan
Ramah Tamah Tahun Baru 2026 serta Strategi Membangun Kepercayaan
Jaringan Kemitraan dan Akses Anggaran" selama dua hari, Jumat - Sabtu
(13-14/2/2026) di Jambur Pusat Pelayanan Orangtua Sejatera (PPOS) Taman
Jubileum 100 Tahun GBKP, Sukamakmur, Sibolangit, Deliserdang.
Dalam ibadah pembuka, Pdt. Bumaman Teodeki Tarigan, S.Si (Teol), SIP,
MM., dengan dasar khotbah dari Nehemia 5 :1-13 mengatakan bahwa
diakonia GBKP cukup lengkap dan baik. Yang perlu direfleksikan adalah
"Apakah kita sebagai pelayan diakonia benar-benar tulus atau ada uang di
balik batu?". Ia mengajak jemaat untuk mengikuti jejak Nehemia yang
memerangi ketidakadilan dan mencari solusi terbaik. Sementara itu, Kabid
Diakonia Moderamen GBKP, Pdt. Set Perangin-angin, M. Th mengatakan
bahwa pembinaan bidang keuangan penting menyatukan pandangan agar sesuai
dengan ketentuan dan Tata Gereja. Dengan pembukuan sesuai aturan akan
membuat nyaman dalam melaksanakan pelayanan. Sedangkan Bendahara Umum
Moderamen Pt. Agustinus V. Ginting, SE., sebagai narasumber menyebutkan,
dasar mengelola harta Tuhan, diambil dari 1 Petrus 4 : 10 yang intinya
memberi pengertian kita adalah pengurus, bukan pemilik. Oleh karena itu,
keuangan yang dikelola harus sesuai aturan dan Tata Gereja GBKP. Ia
juga berkata, "Pelaporan penting, jangan suka-suka, serta sistem
keuangan GBKP menuju digitalisasi".
Turut menjadi narasumber Komisi Pengawas Perbendaharaan GBKP, Pt. Em.
Jasmin Kaban dan Luther Ginting yang menjelaskan tata cara pembukuan
keuangan, bagaimana seharusnya sistem pembukuan unit, yayasan, bendahara
dan bidang keuangan (Varny).