Moderamen GBKP menyerahkan sertifikat emeritus kepada pendeta yang telah memenuhi waktu tugas pelayanannya pada Jumat, 8 Mei 2026 bertempat GBKP Runggun Kabanjahe Kota. Sertifikat diserahkan kepada 23 pendeta/perwakilannya untuk wilayah gugung (Kabanjahe sekitarnya).
Sebelum penyerahan sertifikat, dilakukan ibadah dengan pengkhotbah Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt. Krismas Imanta Barus, M.Th, LM.
Pdt. Krismas dalam khotbahnya yang diambil dari Mazmur 98 : 1-9 mengatakan, pada zaman dulu di Israel, pengajaran/nasehat diberikan melalui tulisan dan nyanyian. Seperti Raja Daud yang selalu bernyanyi dengan lagu baru, menyaksikan kebesaran Tuhan. Dijelaskan, dengan bernyanyi, pesan yang disampaikan akan diingat lebih lama, ketimbang melalui melalui cakap saja. Untuk itu diperlukan metode bagaimana agar pesan dan pengajaran bisa lebih diingat.
Selanjutnya dikatakan, keberadaan dosen emeritus di suatu perguruan tinggi sangat menentukan akreditasi kampus tersebur. Sebagai dosen emeritus dianggap mengetahui lebih banyak perjalanan dan pengajaran di lembaga tersebut. Kepada dosen emeritus diberi waktu mengadakan kuliah terbuka dan menulis karya ilmiah yang menjadi referensi bagi dosen lainnya dan mahasiswanya.
Demikian juga pendeta emeritus di GBKP menambah "kehamaten" kepada GBKP. Diharapkan setelah emeritus, tidak berhenti, tapi tetap melayani. Jadi sumber pengajaran. Seperti tua-tua di Israel yang selalu memberkati. Selalu menopang para pekerja Tuhan dan jemaat dalam doa. Acara itu juga diisi dengan sosialisasi gelar emeritus dan ramah tamah.
Melalui kegiatan itu, Moderamen GBKP berharap hubungan antara gereja dan para pendeta emeritus tetap terjalin erat, sehingga pengalaman dan spiritualitas para pelayan senior tetap dapat menjadi berkat dan penguatan bagi pelayanan gereja ke depan (Rinwi).