Kegiatan

Detail Kegiatan

Kolaborasi PERMATA GBKP dan Unit MTPP Kembangkan Kompos Cair dari Limbah Pertanian
Sabtu, 07 Maret 2026

Kolaborasi PERMATA GBKP dan Unit MTPP Kembangkan Kompos Cair dari Limbah Pertanian

PERMATA GBKP berkolaborasi dengan Unit Misi Terpadu Pertanian dan Peternakan (MTPP) mengembangkan kompos cair dari limbah pertanian sebagai bagian dari pengembangan program Bank Sampah. Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi Bank Sampah PERMATA GBKP di Simpang VI, Kabanjahe, Jumat (6/3/2026) dan melibatkan Pdt. Floreanado Kilanta Sembiring, S. Si (Teol) (Pendeta Tugas Khusus Unit MTPP) yang memberikan pelatihan pembuatan kompos cair kepada PERMATA GBKP yang dihadiri oleh Pdt. Mira Mutianta Sinulingga, S. Th (Pendeta Tugas Khusus PERMATA GBKP), Gian Coky Pelawi, A.Md. RMIK (Sekretaris Umum PERMATA GBKP), Epianita Br. Kembaren, S.Pd (Sekretaris Bidang Pembinaan PERMATA GBKP), serta Lia Br. Ginting (pegawai PERMATA GBKP).

Dalam kegiatan tersebut, PERMATA GBKP bersama unit MTPP memanfaatkan berbagai limbah organik seperti limbah wortel, limbah kelapa, serta air cucian beras untuk diolah menjadi kompos cair yang dapat digunakan sebagai pupuk bagi tanaman. Proses pembuatannya dilakukan dengan teknik fermentasi, di mana limbah wortel dan kelapa diolah dan didiamkan selama sekitar 7 hingga 14 hari sebelum diaplikasikan pada tanaman. Kompos cair yang dihasilkan juga direncanakan akan melalui uji laboratorium serta pengujian efektivitas untuk memastikan kualitas dan manfaatnya bagi pertanian.

Melalui program ini, menurut Pdt. Mira, PERMATA GBKP ingin mendorong pengelolaan limbah pertanian yang lebih bermanfaat sekaligus mendukung pengembangan program Bank Sampah PERMATA GBKP.

Sementara itu, dari pihak unit MTPP, Pdt. Floreanado menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana pembelajaran bagi para petani dalam mengelola limbah pertanian yang dihasilkan dari kegiatan mereka. Dengan demikian, para petani diharapkan mampu mengolah limbah tersebut secara mandiri menjadi pupuk organik yang berguna bagi lahan pertanian. Selain sebagai upaya pengelolaan lingkungan, program ini juga diharapkan menjadi wadah edukasi bagi petani agar semakin terampil mengelola limbah yang dihasilkan, sehingga memiliki nilai guna bagi peningkatan produktivitas pertanian.

PERMATA GBKP dan unit MTPP berharap seluruh jemaat dapat mendukung program ini sehingga kompos cair yang dihasilkan dapat dimanfaatkan secara luas untuk mendukung pertanian jemaat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan (Pdt. Bertha W. Sinukaban, M.Th).

Kegiatan Lainnya