Tugas Marturia merupakan salah satu panggilan utama gereja untuk menjadi saksi Kristus melalui pemberitaan Injil, kesaksian hidup, dan pelayanan yang membawa dampak nyata bagi masyarakat. Di tengah perkembangan zaman yang ditandai oleh kemajuan teknologi, tingginya mobilitas manusia, serta keberagaman suku, budaya, dan bahasa, Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) menyadari pentingnya membangun kemitraan strategis guna memperluas jangkauan pelayanannya. Oleh karena itu, melalui Nota Kesepahaman (MoU) dengan Indonesian Peoples Network, GBKP berkomitmen memperkuat pelaksanaan tugas Marturia dengan memanfaatkan jejaring, sumber daya, dan berbagai peluang pelayanan yang lebih luas. Kerja sama ini didorong oleh kerinduan untuk menghadirkan kasih dan terang Kristus secara nyata di tengah masyarakat serta menjangkau lebih banyak suku bangsa dengan kabar keselamatan. Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilaksanakan di Kantor Moderamen GBKP, Kabanjahe, Kamis (4/6/2026). Diawali dengan kata sambutan oleh Ketua Umum Moderamen GBKP, Pdt. Krismas Imanta Barus, M. Th, LM, yang menyatakan sambutan baik GBKP atas kerjasama ini. Moderamen GBKP yang turut hadir adalah Sekretaris Umum Moderamen GBKP, Pdt. Yunus Bangun, M. Th, Wakil Sekretaris Umum, Pt. Enriko Fenry Tarigan, S.Si, M.M, Ketua Bidang Marturia, Pdt. DR. Kalvinsius Jawak, M. Si, Ketua Bidang Diakonia, Pdt. Seth Perangin-angin, M. Th., Bendahara Umum, Pt. Agustinus V. Ginting, SE, Jepta Sembiring Meliala dari unit Hukum dan Harta Benda GBKP dan Pdt. Bertha W. Sinukaban, M. Th dari unit Humas IT & WGM.
Sementara itu, dari pihak Indonesian Peoples Network hadir dan memaparkan profil serta arah pelayanan organisasi, antara lain Pdt. Milkho M. E Legie, S.Th, Pdt. Hendry C Pangaribuan, S.T.,M.Th., Selamat Irianta Munthe, Daniel Purba, Aleksander Sebayang, Meriwati Br Sebayang, Devi Br Sinulingga, Esi Br Purba, Herry Kristanto, serta Pdt. Dr. Alex Stefanus Ginting, Th.D. Diharapkan kemitraan ini tidak hanya meningkatkan efektivitas penginjilan, pembinaan jemaat, dan pengembangan pelayanan yang relevan dengan kebutuhan zaman, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas wilayah, budaya, dan komunitas. Pada akhirnya, kerja sama ini menjadi sarana untuk menghadirkan kesaksian yang hidup tentang kasih Kristus, memperkuat persekutuan umat percaya, serta membawa transformasi positif bagi masyarakat, sehingga GBKP semakin berperan sebagai terang dunia dan setia melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus kepada segala suku bangsa.