Ngeripe adalah salah satu budaya
yang tertanam dalam diri suku Karo. Falsafah “ngeripe” mengajarkan kita untuk
bisa memberikan sedikit bagian dari apa yang kita miliki untuk seseorang atau kelompok
dalam rangka meringankan beban. Dalam hal ini dimintakan kesediaan orang lain
untuk bisa ikut ambil bagian didalamnya. Prinsip ini yang dilakukan
oleh kategorial yang ada di GBKP. Berawal dari gerakan Rp. 10.000
yang disepakati oleh semua kategorial GBKP yakni Saitun, Mamre, Moria, Permata
dan KAKR. Gerakan ini disuarakan dalam PA bersama di bulan April setiap
tahunnya dan dikumpulkan dalam PA Harganas (hari keluarga nasional) di bulan
Juni. Setiap anggota kategorial
memberikan Rp. 10.000, dikumpulkan
bersama dan diserahkan dari sector ke runggun, runggun ke klasis, klasis ke pusat. Kategorial Moria mendapat giliran di
tahun 2024, jumlah yang terkumpul ada sebanyak Rp. 222.929.000. Dana ini
dialokasikan untuk pembangunan Gedung PAUD Bintang Moria di komplek KWK
Berastagi sesuai dengan program atau proposal yang diajukan sebelumnya. Pada
awalnya pelaksanaan pembangunan direncanakan dilaksanakan di tahun 2025. Namun
karena kesibukan priodesasi Moria, membuat program ini tertunda.
Di tahun 2026 tepatnya kamis 26
Pebruari, telah dilaksanakan peletakan batu pertama Gedung PAUD ini dengan
harapan penyertaan Tuhan dalam proses pengangunan bisa berjalan dengan baik.
Terpuji nama Tuhan proses bangunan pun bisa berjalan. Pada tanggal 11 Juni 2026,
bangunan ini resmi di buka, diawali dengan pemotongan pita oleh Pdt. Nurbety Br
Ginting (Ketua Umum BPP Moria), Pdt. Rosani Br Sembiring (Sekretaris Umum BPP.
Moria) dan dr. Vanny Br Sembiring (bendahara umum BPP Moria). Setelah itu
dilanjutkan dengan buka kunci yang di bawakan oleh Pdt. Liza S. Tarigan, S.TH,
MM (ketua bidang Koinonia Mordramen). Kotbahnya diangkatkan dari 1 Raja-raja
9:1-5, menekankan bahwa bangunan ini sudah dirancangkan dari priode sebelumnya,
dan dilaksanakan oleh priode sekarang. Sama seperti Daud yang merancang
bangunan Rumah ibadah (Rumah Tuhan), tetapi Salomo yang melaksanakan
pembangunannya. Hal menarik lainnya dalam bangunan rumah Tuhan itu Tuhan
menampakkan diriNya, kiranya melalui bangunan PAUD BINTANG MORIA GBKP bisa
tampak diri Tuhan didalamnya, sehingga anak-anak yang dititip, bermain dan
belajar bisa memiliki karakter Kristus. Sama seperti nama yang disematkan untuk
Paud ini yakni PAUD BINTANG MORIA GBKP, diharapkan anak-anak didikan dari sini
menjadi bintang bagi banyak orang.
Setelah kebaktian dilanjutkan
dengan makan bersama diiringi dengan makan yang manis-manis seperti cimpa
tuang, lepat dan cimpa matah. Hal ini sesuai dengan tradisi budaya Karo, yang
berharap melalu bangunan baru ini semua yang manis akan menyapa kehidupan. Seusai makan bersama, acara dilanjutkan
dengan kata-kata sambutan. Yang pertama sambutan dari BPP Moria periode sekarang
dan sebelumnya. Pdt. Nurbety br Ginting sebagai ketua umum menyampaikan
sambutanya, dengan mengucap syukur atas penyertaan Tuhan bangunan ini bisa terselesaikan
dengan baik. Dalam sambutannya dia juga sedikit bercerita tentang latar
belakang PAUD ini, diawali dengan kepekaan BPP Moria terhadap
perempuan-perempuan yang bekerja sebagai aron di sekitar Berastagi. Mereka sering
sekali tidak bisa bekerja dikarenakan tidak ada yang mejaga anaknya. Oleh sebab
itu tahun 2018, BPP. Moria membuka penitipan anak dengan dasar pelayanan
(diakoni) kepada ibu-ibu ini. Seiring dengan perjalanan waktu dimintakan supaya
dibuatlah PAUD supaya anak yang sudah dititip juga mendapatkan pendidikan di
tempat ini. Dengan dasar ini dibukalah PAUD dengan nama PAUD BINTANG MORIA
GBKP. Selain itu diungkapkan juga ras terimakasi kepada seluruh kategorial yang
sudah ikut memberikan sumbangsih dalam gerakan Rp. 10.000.
Kata sambutan lain dilanjutkan
kepada BPP. Moria sebelumnya yang diwakili oleh Sri Muliati Br P.Sinurat, S.Pd.
Kata sambutan dari kategoria pusat dan Modramen oleh Pdt. Liza S Tarigan, dari
GBKP Runggun Jalan Udara, BP. Moria Klasis, Guru dan kepala sekolah PAUD,
pegawai KWK. Setelah kata sambutan, acara pun ditutup dengan doa dan pulang
dengan sukacita (Pdt. Rosani Br Sembiring, S.Th - Sekretaris Umum BPP Moria GBKP).