Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) terus mendorong
pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari upaya mempersiapkan
gereja menghadapi berbagai tantangan dan perubahan zaman. Pengembangan SDM
dinilai perlu diarahkan agar pendidikan dan kompetensi yang diperoleh dapat
memberikan dampak nyata bagi kemajuan pelayanan GBKP. Oleh karena itu, dalam rangka peningkatan kapasitas dan kualitas kepemimpinan serta pengelolaan sumber daya di lingkungan gereja, GBKP menggelar pelaksanaan seleksi beasiswa mahasiswa Program Magister Manajemen (S2) Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) yang
dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026 di Kantor Moderamen GBKP. Sebanyak 45
pendeta GBKP mengikuti proses seleksi yang terdiri atas tes tertulis dan
wawancara.
Sebelum proses seleksi dimulai, kegiatan diawali dengan pembukaan yang dihadiri
oleh Pdt. Krismas Imanta Barus, M.Th, LM (Ketua Umum Moderamen GBKP), Pdt.
Yunus Bangun, M.Th (Sekretaris Umum Moderamen GBKP), Pt. Enriko Fenri Tarigan,
S.Si, MM (Wakil Sekretaris Umum Moderamen GBKP), Pdt. Iswan Ginting, M.Div, MM (Unit
SDM GBKP) dan Pt. Erdian Sembiring (Unit SDM GBKP). Dalam pembukaan tersebut, Pdt.
Krismas Imanta Barus menyampaikan harapan agar para peserta seleksi dapat mencari dan mengembangkan topik
penelitian yang dapat membuat GBKP semakin maju dan mampu menjawab tantangan zaman
dengan relevan. "Gereja yang tidak mampu menjawab konteks
akan ditinggalkan," tegasnya. Ia juga mendorong para peserta mendorong peserta untuk memilih topik penelitian yang membawa manfaat bagi pengembangan pelayanan serta kehidupan bergereja di GBKP.
Dalam kesempatan tersebut, Pdt. Yunus Bangun menekankan
pentingnya pengelolaan dan pengembangan SDM secara terencana. GBKP perlu mempersiapkan SDM dengan melihat dan memanfaatkan berbagai peluang yang
tersedia. Menurutnya, SDM perlu dipersiapkan secara baik agar mampu menjawab
kebutuhan gereja di masa depan. “Managemen sumber daya manusia di GBKP sangat
penting. Kalau bisa kita persiapkan dengan peluang yang ada,” ujar Pdt. Yunus. Sementara
itu, Pdt. Iswan Ginting Manik menyoroti pentingnya memastikan agar pendidikan lanjutan yang ditempuh pendeta-pendeta GBKP memberikan dampak bagi gereja.
Pelaksanaan seleksi diawali dengan tes tertulis, kemudian
dilanjutkan dengan wawancara. Dalam tahap wawancara, peserta
dibagi ke dalam tiga kelompok dan diwawancarai satu per satu oleh Moderamen GBKP dan Unit SDM GBKP sesuai dengan kelompoknya masing-masing. Tim pewawancara
pertama terdiri dari: Pdt. Krismas Imanta Barus, M.Th, LM (Ketua Umum Moderamen
GBKP), Pt. Agustinus V. Ginting, SE (Bendahara Umum Moderamen GBKP), Pdt. Iswan
Ginting, M.Div, MM (Unit SDM GBKP). Tim selanjutnya terdiri dari Pdt. Yunus
Bangun, M.Th (Sekretaris Umum Moderamen GBKP), Pdt. Liza Selvina Br Tarigan,
S.Th, MM, M.Min (Ketua Bidang Koinonia Moderamen GBKP), Pt. Erdian Sembiring
(Unit SDM), dan tim Pdt. DR. Kalvinsius Ginting, M.Si (Ketua Bidang Marturia
Moderamen GBKP), Pdt. Set Perangin-angin, M.Th (Ketua Bidang Diakonia Moderamen
GBKP) serta Pt. Enriko Fenri Tarigan, S.Si, MM (Wakil Sekretaris Umum Moderamen
GBKP).
Melalui seleksi dan studi lanjut ini diharapkan bahwa pendidikan
tidak hanya dipandang sebagai peningkatan kualifikasi individu, tetapi juga
perlu ditempatkan sebagai investasi strategis bagi keberlanjutan dan kemajuan
gereja. Agar GBKP mampu menjawab konteks dan kebutuhan zaman sehingga tidak kehilangan
relevansinya di tengah jemaat dan masyarakat (Pdt. Bertha Wandasari Sinukaban, M. Th - Unit Humas IT & WGM)
